Senin, 06 Oktober 2014

Sisir merupakan benda yang tidak asing dan begitu akrab dengan keseharian Anda. Setiap hari Anda pasti menggunakannya dan mungkin menjadi benda yang wajib dibawa untuk selalu menemani Anda. Sisir berfungsi untuk merapikan rambut sehingga penampilan Anda lebih rapi dan menarik. Jika Anda perhatikan, jenis sisir yang kita temui beraneka macam bentuk. Berbedanya bentuk sisir ini bukan tanpa maksud atau hanya sebagai pemanis, tetapi rupanya, beda bentuk sisir, beda pula fungsi dan hasil yang akan didapatkan setelah menggunakannya. Bahkan, Anda bisa mengalami kerontokan rambut jika salah menggunakan sisir. Maka, sisir mana yang cocok untuk Anda gunakan? 

Sisir vs Sikat Rambut

Sisir digunakan sebagai alat untuk merapikan rambut, namun kadangkala digunakan pula sikat rambut. Sikat memang menyerupai sisir, jadi mungkin ada yang tidak menyadari perbedaan antara sisir (dalam bahasa Inggris: comb) dan sikat (dalam bahasa Inggris: brush). Apalagi keduanya sama-sama digunakan pada rambut kita, sehingga membuat sisir dan sikat sering dianggap sama. Perbedaannya adalah sikat sebenarnya digunakan membantu membuat bentuk rambut atau membuat gaya rambut, sedangkan sisir digunakan untuk menata rambut dalam bentuk yang paling sederhana.
Memilih sisir yang tepat, pada dasarnya dibedakan berdasarkan model rambut (apakah lurus atau keriting), panjang pendek rambut, dan efek yang ingin dihasilkan. Berikut ini beberapa jenis sisir yang dapat Anda gunakan sesuai kebutuhan.

Tooth Comb

Sisir jenis ini paling banyak digunakan. Bentuknya yang lurus pipih dengan gerigi membuatnya sangat praktis untuk dibawa. Sisir jenis ini juga sering dibawa kaum pria di saku celananya. Berdasarkan kerapatan gerigi atau giginya, sisir ini dapat dibagi menjadi sisir bergigi rapat dan sisir bergigi jarang. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan ketebalan rambut, jenis rambut, dan panjang pendek rambut.
Tooth CombSemakin rapat gigi sisir berarti kemungkinan rambut rontok semakin besar terlebih jika rambut kusut, tetapi hasilnya rambut akan lebih rapi. Untuk itu kedua jenis sisir tersebut dapat digunakan untuk:
  • Sisir Bergigi Jarang

    Digunakan untuk menyisir rambut yang masih basah, karena rambut basah cenderung lebih mudah rontok. Dapat pula digunakan pada rambut keriting.
  • Sisir Bergigi Rapat

    Sebaiknya digunakan untuk rambut lurus dan pendek. Efek dari sisir bergigi rapat dapat membuat rambut lebih mengembang.

Tail Comb

Sisir SasakFungsinya untuk menyasak rambut. Oleh karena itu, sisr ini sering disebut sebagai sisir sasak. Mempunyai gigi yang rapat pada setengah bagiannya, sedangnkan setengah bagian sisanya tidak bergerigi menyerupai ekor sisir. Ekor ini juga berfungsi untuk memisahkan bagian rambut atau membentuk belahan rambut untuk dibentuk kepang, curly, atau tatanan rambut lainnya. Jarak antar gigi yang rapat akan memudahkan untuk menyasak rambut sebelum disanggul.

The Pick

Sisir GarpuDikenal juga dengan nama sisir garpu karena bentuknya yang menyerupai garpu makan. Bentuknya yang mudah dipegang dan unik membuatnya disukai. Sisir jenis ini cocok digunakan untuk Anda yang memiliki rambut keriting karena dapat memisahkan rambut ikal atau keriting yang sulit dipisahkan dengan lebih baik. Selain itu, sisir ini juga dapat mempertegas gelombang rambut.

Paddle Hair Brush

Sisir Dayung / Paddle Hair BrushSikat rambut ini disebut juga sisir dayung. Sisir ini memiliki dasar berupa bantalan karet yang lebar dan rata. Cocok digunakan untuk rambut lurus karena akan membuat rambut terlihat lebih lurus dan rapi.

 

Round Hair Brush

Round Hair BrushSisir bulat atau sikat bulat ini dapat membuat rambut menjadi lebih berisi, ikal, atau bergelombang. Dalam ukurannya, terdapat sikat dengan diameter lingkaran kecil dan lebih besar. Jika diameternya kecil dan memiliki gerigi yang panjang, maka hasil keriting yang dihasilkan akan lebih kecil-kecil. Untuk Anda yang memiliki rambut pendek dan ingin membentuk efek keriting dapat menggunakan sikat dengan diameter kecil agar tatanan rambut lebih rapi. Dengan diameter yang besar, hasil dari penggunaannya adalah membuat rambut bergelombang. Cocok digunakan Anda yang berambut panjang dan ingin membentuk keriting pada bagian bawah rambut.

Vent Hair Brush

Vent Hair BrushMemuliki lubang pada bagian tengahnya atau pada pangkal asal gigi. Lubang ini berfungsi sebagai sirkulasi udara dan mempercepat proses pengeringan rambut. Sikat ini biasa digunakan saat proses pengeringan rambut dengan hair dryer. Umumnya berbentuk bulat sehingga sikat ini memiliki fungsi tambahan untuk menambah volume rambut.
Setelah mengetahui jenis dan fungsi sisir (comb) dan sikat (brush), kini Anda dapat memilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda untuk membuat rambut Anda tertata dengan maksimal.

Bukan rahasia lagi jika sisir semahal apapun jika tidak tepat penggunaannya bisa merusak gaya rambut Anda. Sisir yang tepat bisa menambahkan volume pada rambut, menghilangkan keriting dan membuat rambut tertata rapi. Untuk itu, pilih sisir sesuai jenis rambut Anda.

1. Rambut keriting
Jika memiliki rambut yang sangat keriting, teknik memaksa dan menyisir rambut sampai lurus bisa tidak akan berhasil. Trik untuk menyisirnya lebih mudah adalah melonggarkan sisirannya. “Jika rambut Anda keriting, sisir yang paling baik adalah sisir dengan ‘gigi’ yang jarang atau tidak terlalu rapat,” ungkap Kevin Mancusso, Creative Director di Nexxus, sebuah perusahaan hair care product.

2. Rambut ikal
Rambut yang dianggap paling sempurna adalah rambut lurus dan bercahaya. Namun ketika rambut Anda tergolong ikal atau sedikit keriting bukan berarti rambut tak bisa terlihat lurus dan bercahaya. Cara terbaik untuk mengontrol rambut ikal adalah dengan memperbaikinya dengan penggunaan sampo dan kondisioner yang tepat. Kemudian gunakan produk styling yang bisa meluruskan rambut Anda,” jelasnya. Tipe sisir yang paling cocok untuk rambut ini adalah sisi dengan gigi atau sikat yang lembut dan agak rapat.

3. Rambut basah
Salah satu kebiasaan yang berdampak buruk pada rambut adalah menggunakan pengering rambut setelah habis keramas. Jika Anda tak ingin keluar rumah dengan rambut basah, gunakan sisir yang bergigi jarang dan punya tekstur yang empuk. Hal ini akan menghindarkan kerontokan rambut, karena rambut basah ketika disisir akan membuatnya mudah rontok.

4. Rambut bervolume
Untuk menghasilkan tatanan rambut yang lebih bervolume, gunakan sikat atau sisir bulat besar dengan gigi yang agak rapat. Sisir bulat ini bisa digunakan untuk membuat rambut lebih bervolume.

Secara umum, sisir bulat adalah sisir terbaik untuk menambahkan bentuk dan volume rambut. Semakin kecil diameter sikat, maka rambut akan semakin bervolume dan sedikit bergelombang.



Minggu, 05 Oktober 2014

Pernahkah Anda mendengar anjuran “carilah istri yang cerdas supaya bisa mempunyai anak yang cerdas karena kecerdasan itu diturunkan dari seorang ibu”. Namun, Anda pasti bingung dan bertanya-tanya, yaitu bagaimana kecerdasan itu diturunkan dari ibu? apakah kecerdasan itu bisa ditingkatkan? dan apa saja yang mempengaruhi kecerdasan? pasti sahabat-sahabt HOS udah gak sabar nih kita kasih infonya. 

Pada sebuah penelitian yang dilakukan Thomas Bouchard, dimulai th 1979 dengan mengumpulkan pasangan-pasangan kembar terpisah dari seluruh dunia dan menguji kepribadian dan IQ mereka. Hasil yang diluar dugaan dari penelitian ini adalah korelasi antara anak-anak adopsi yang dibesarkan bersama ternyata nol. Artinya, tidak ada pengaruh asuhan keluarga terhadap IQ anak. Jika bukan asuhan keluarga, lalu apa yang menentukan IQ anak? Jawabnya, adalah peran penting rahim seorang Ibu. Menurut studi lain, pengaruh peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kandungan terhadap kecerdasan anak tiga kali lebih besar dibanding apapun yang yang diperbuat oleh orang tua sesudah bayi lahir. Secara teori, kecerdasan anak mungkin sangat dipengaruhi oleh kecerdasan seorang ibu. 

Namun, fenotip (penampakan) yang kita lihat bukanlah melulu hasil dari faktor genetik melainkan hasil interaksi dengan lingkungan juga. Artinya walaupun dominasi kecerdasan ibu itu sangat berperan, namun pada perkembangannya kecerdasan anak juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Genetik diturunkan dari kedua orangtua, asupan gizi dan rangsangan dari luar tergantung dari bagaimana kita memenuhi kebutuhan gizi anak dan melayani anak, apakah permainan, interaksi orang tua dan anak. Permainan edukatif dan yang banyak untuk perkembangan otak yang sempurna. Sehingga kecerdasan yang sebenarnya adalah akumulasi genetik, supply gizi, dan rangsangan. Dengan artian walaupun orangtua mempunyai genetik yang baik, tapi jika anak tidak diberi makanan yang baik dan tanpa dirangsang justru kecerdasan itu tidak akan muncul sempurna.

Kesimpulan yang dapat diambil dari studi tadi adalah, kira-kira separuh IQ kita dapatkan melalui pewarisa, dan kurang dari 20% berasal dari asuhan keluarga. Sisanya berasal dari kandungan, sekolah dan teman sepergaulan. Sifat pewarisan IQ sewaktu anak-anak porsinya kurang lebih 45%, sedangkan pada masa akhir remaja naik menjadi 75%. Sejalan dengan pertumbuhan, anak secara berangsur mengekspresikan kecerdasan bawaan dan meninggalkan pengaruh-pengaruh sebelumnya yang ditanamkan orang lain. Akhirnya, meskipun terbukti sahih bahwa kecerdasan diwariskan, sifat pewarisan bukan berarti tidak dapat berubah. Kecerdasan bawaan sangat berperan, sebagaimana pengaruh lingkungan asuhan tak dapat disepelekan. Ambillah orok dari sepasang suami-istri profesor mekanika kuantum dan doktor biologi molekuler, lalu besarkanlah ia di Nusa Tenggara Timur, tempat dimana anak-anak menderita marasmus. Tujuh belas tahun kemudian kita akan membuktikan kesimpulan Ridley.

Apakah Kecerdasan Diturunkan?

Menjelang akhir 1997, seorang ilmuwan mengumumkan bahwa ia telah menemukan satu gen kecerdasan di kromosom 6. Orang kebanyakan memiliki urutan tertentu pada gen tsb, tapi anak-anak cerdas dengan IQ 160 yang diteliti olehnya memiliki urutan agak berbeda pada gen IGF2R tsb. Penemuan Robert Plomin ini segera mengundang kontroversi. Tak banyak perdebatan dalam sejarah sains yang berlangsung seseru perdebatan seputar kecerdasan. Parameter uji kecerdasan dengan IQ sendiri merupakan kontroversi. Di akhir 1990-an, banyak ilmuwan memperkenalkan kecerdasan yang lain: emotional, spiritual, adversity quotience, dll. Seorang pakar, Howard Gardner bahkan telah mendefinisikan 9 jenis kecerdasan yang berbeda, di antaranya kecerdasan visual, kecerdasan verbal, kecerdasan musik, bahkan kecerdasan atletik. Penelitian yang terakhir ini rasanya lebih adil. Mengatakan Mozart, Hemingway atau Zidane lebih bodoh dari pada Newton, kini akan terdengar cukup konyol.

Siapa yang Lebih Berperan dalam Mewariskan Kecerdasan pada Anak?
Faktor genetik seorang Ibu seangat berpengaruh terhadap kecerdasan anak. Menurut ahli genetika dari UMC Nijmegen Netherlands Dr Ben Hamel “Pengaruh itu sedemikian besar karena tingkat kecerdasan seseorang terkait dengan kromosom X yang berasal dari ibu”. Karena itu, ibu yang cerdas berpotensi besar melahirkan anak yang cerdas pula. “Dengan demikian, lebih baik memiliki ibu yang cerdas daripada ayah yang cerdas,” ujar Hamel. Namun, kelainan genetika dari seorang ibu juga dapat diturunkan kepada anak-anaknya, termasuk di antaranya retardasi mental.

Dalam keadaan normal, setiap manusia memiliki 23 pasang kromosom yang terdiri atas 22 pasang kromosom autosom dan sepasang kromosom seks. Ada 23 kromosom berasal dari ibu yang disebut kromosom XX dan 23 pasang lagi berasal dari ayah yang disebut kromosom XY. Kromosom dari ayah dan ibu akan bergabung saat terjadinya fertilisasi, yaitu pertemuan antara sel sperma dan sel telur yang akan menghasilkan zigot. Dalam keadaan normal, zigot akan melakukan pembelahan sel secara mitosis sehingga setiap sel dalam tubuh manusia akan membawa informasi genetik yang sama.

Otak dikatakan berfungsi optimal jika memiliki kemampuan berfikir kreativ dan innovative pada saat yang tepat. Untuk mendapatkan sel otak yang bisa berfungsi maksimal, selain factor genetic, juga dipengaruhi oleh asupan gizi, dan ransangan luar. Genetik diturunkan dari kedua orang tua, asupan gizi dan ransangan dari luar tergantung dari bagaimana kita memenuhi kebutuhan gizi anak, dan melayani anak, apakah permainan, interaksi orang tua dan anak. Permainan edukatif dan yang banyak mengundang kreativitas anak tentu akan lebih baik untuk perkembangan otak yang sempurna. Sehingga kecerdasan yang sebenarnya itu adalah akumulasi dari genetic, supply gizi dan ransangan. Dengan artian walaupun orang tua mempunyai genetic yang baik, tapi anak tidak diberi makanan yang baik dan tanpa diransang justeru kecerdasan itu nggak akan muncul sempurna.

Bagaimana Seorang Ibu Berperan Penting dalam Pewarisan Kecerdasan Anak?
Bagaimana bisa seorang ibu menjadi penentu kecerdasan anak-anaknya? Mungkin pertanyaan ini akan terdengar kurang indah ditelinga kaum laki-laki karena pada dasarnya seorang anak terlahir dari pertemuan antara sperma (laki-laki) dan ovum (perempuan) melalui proses fertilisasi dimana setelah terjadi proses fertilisasi tersebut, kedua sel gamet itu akan melebur menjadi satu dan membentuk zygot kemudian membelah menjadi morula, blastula, gastrula, dan berdiferensiasi menjadi makhluk hidup kecil di dalam rahim yg disebut dengan fetus (janin).

Ovum merupakan sel gamet yang terdiri dari inti sel dan sitoplasma lengkap dengan organel-organel yang akan berperan dalam proses pembelahan dan perbanyakan sel. Sperma merupakan sel gamet yang terdiri atas kepala dengan inti sel dan ekor yang mengandung mitokondria sebagai pemberi energi bagi pergerakan sperma. Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa 14 jam setelah proses fertilisasi maka ekor sperma yang mengandung mitokondria akan dilepas dan dibuang, inti sel ovum dan sperma akan melebur menjadi satu sehingga terbentuklah sel baru (zygot) 2n. Inti zigot merupakan gabungan antara inti sperma dan ovum sedangkan sitoplasma dan organel-organel sel berasal dari organel sel ovum. Dari penjelasan ini dapat diketahui bahwa prosentase peran ovum lebih besar daripada sperma dalam aktivitas pembelahan sel selanjutnya.

Di sinilah awal peran Ibu dalam menentukan kecerdasan, yaitu melalui mitokondria. Yang menarik, mitokondria ini hanya diwariskan oleh ibu, tidak oleh ayah. Sebab, mitokondria berasal dari sel telur bukan dari sel sperma (sebagaimana penjelasan sebelumnya). Dalam setiap sel manusia ada sebuah organela yang sangat strategis fungsinya. Organela ini dinamakan mitokondria. Organelnya berongga berbentuk bulat lonjong, selaputnya terdiri dari dua lapis membran, membran dalam bertonjolan ke dalam rongga (matriks), serta mengandung banyak enzim pernapasan. Tugas utama mitokondria adalah memproduksi kimia tubuh bernama ATP (adenosin tri phosphat). Energi hasil reaksi dari ATP inilah yang menjadi sumber energi bagi manusia. Mitokondria bersifat semiotonom karena 40 persen kebutuhan protein dan enzimnya dihasilkan sendiri oleh gennya. Mitokondria adalah salah-satu bagian sel yang punya DNA sendiri, selebihnya dihasilkan gen di inti sel. Itulah sebabnya investasi seorang ibu dalam diri anak mencapai 75 persen.

Keseimpulannya,secara teori  kecerdasan anak mungkin sangat dipengaruhi oleh kecerdasan seorang ibu. Namun, fenotip (penampakan) yang kita lihat bukanlah melulu hasil dari faktor genetik melainkan hasil interaksi dengan lingkungan juga. Dan agar bunda mengetahui keseluruhan dari sang buah hati ayo ikuti "Fingerprint Analisis" yang sangat dijamin keakuratanya dalam membaca karakterisktik dari sang buah hati. Ayo bunda tunggu apalagi semakin kita mengetahui seperti apa anak kita akan lebih mudah untuk mengarahkanya. 

Segera datang ke kantor kami di
Jl. Purnawirawan (Gg. Ratu) No. 18 Gedung Meneng, Bandar Lampung. Indonesia.
Telp. ( 0721 ) 712029 Dan invite pin bb kami 7E64EBF .


Difteri adalah penyakit akibat terjangkit bakteri yang bersumber dari Corynebacterium diphtheriae. Difteri ialah penyakit yang mengerikan di mana masa lalu telah menyebabkan ribuan kematian dan masih mewabah di daerah-daerah dunia yang belum berkembang. Orang yang selamat dari penyakit ini menderita kelumpuhan otot-otot tertentu dan kerusakan permanen pada jantung dan ginjal. Anak-anak yang berumur satu sampai sepuluh tahun sangat peka terhadap penyakit ini. Kuman difteri disebarkan oleh menghirup cairan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi, dari jari-jari atau handuk yang terkontaminasi dan dari susu yang terkontaminasi penderita. 

Difteri merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak tetapi sekarang sudah tidak lagi.
Menurut tingkat keparahannya, penyakit ini dibagi menjadi 3 tingkat yaitu.

1. Infeksi Ringan.
bila pseudomembran hanya terdapat pada mukosa hidung dengan gejala hanya nyeri menelan.

2. Infeksi Sedang
bila pseudomembran telah menyerang sampai faring (dinding belakang rongga mulut) sampai menimbulkan pembengkakan pada laring.

3. Infeksi Berat
bila terjadi sumbatan nafas yang berat disertai dengan gejala komplikasi seperti miokarditis (radang otot jan tung), paralisis (kelemahan anggota gerak) dan nefritis (radang ginjal).
 
Cara Penularan Difteri
Bisa ditularkan melalui udara (percikan ludah/droplet) dan selain itu bisa ditularkan juga melalui makanan yang terkon taminasi.

Tanda dan Gejala Penyakit Difteri :
- Ada membran tebal warna abu-abu yang melapisi tenggorokan dan tonsil ( ciri khas )
- Sakit tenggorokan dan suara serak
- Sakit ketika menelan
- Kelenjar getah bening di leher membengkak
- Kesulitan bernafas dan nafas cepat
- Keluar cairan dari hidung
- Demam dan menggigil
- Malaise

Tanda dan gejala umumnya muncul 2-5 hari setelah terinfeksi, namun mungkin juga baru muncul 10 hari kemudian. Penularan penyakit difteri terjadi melalui tetes udara yang dikeluarkan oleh penderita ketika batuk atau bersin. Penularan juga dapat terjadi melalui tissue/ sapu tangan atau gelas bekas minum penderita atau menyentuh luka penderita.

Pada tahap lanjut penyakit difteri dapat menyebabkan :
- Nafas berhenti
- Radang pada otot jantung dengan gagal jantung atau aritmia
- Kelumpuhan syaraf
Sehingga hampir setiap satu dari sepuluh orang yang menderita penyakit difteri akan meninggal karenanya. Anak-anak usia kurang dari 5 tahun dan orang tua usia diatas 60 tahun sangat beresiko tertular penyakit difteri, demikian pula mereka yang tinggal di lingkungan padat penduduk atau lingkungan yang kurang bersih dan juga mereka yang kurang gizi dan tidak diimunisasi DTP.

Pencegahan penyakit difteri adalah dengan memberikan imunisasi DTP saat anak berumur 2, 4, 6, 18 bulan dan 5 tahun. Sedangkan pada usia 10 tahun dan 18 tahun diberikan imunisasi TD ( Toxoid Difteri ) saja. Imunisasi DTP tidak boleh diberikan kepada anak yang sakit parah dan anak yang menderita penyakit kejang demam kompleks. Juga tidak boleh diberikan pada anak dengan batuk yang diduga mungkin sedang menderita batuk rejan. Bila pada suntikan DTP pertama terjadi reaksi yang berat maka sebaiknya suntikan berikut jangan diberikan DTP lagi melainkan DT saja (tanpa P). (Prof. DR.A.H. Markum, 2000).

Pengobatan penyakit difteri biasanya dokter akan memberikan antibiotik dan antitoksin, yaitu :

* Eritromisin (oral atau dengan suntikan) selama 14 hari (40 mg / kg per hari dengan maksimum 2 g / d)
* Prokain penisilin G diberikan intramuskuler selama 14 hari (300.000 U / hari untuk pasien dengan berat <10 kg dan 600.000 U / hari untuk orang dengan berat> 10 kg). Pasien dengan alergi terhadap penisilin G atau eritromisin dapat menggunakan rifampisin atau klindamisin. 

Pencegahan Penyakit Difteri
Difteri jenis penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Berikanlah imunisasi pada bayi umur dua bulan sebanyak tiga kali dengan selang satu bulan. Jenis imunisasi ini termasuk dalam Lima Imunisasi Dasar Lengkap. Biasanya imunisasi ini berbarengan dengan imunisasi polio, hepatitis B. Sedangkan imunisasi Difteri tergabung dalam Imunisasi D P T atau Difteri, Pertusis dan Tetanus. Untuk bayi umur sembilan bulan dilengkapi dengan imunisasi Campak (Morbili) . Segeralah imunisasi anak anda di Posyandu, Puksemas atau pelayanan kesehatan lainnya.



HEAD OFFICE
Jl. Purnawirawan (Gg. Ratu) No. 18 Gedung Meneng, Bandar Lampung. Indonesia. 

Telp. ( 0721 ) 712029 Dan invite pin bb kami 7E64EBF .


ADHD merupakan singkatan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder, yaitu sebuah gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, serta susah memusatkan perhatian. Kondisi ini dulunya sikenal dengan ADD atau Attention Deficit Disorder. ADHD adalah kondisi yang bisa terdapat pada anak-anak, remaja bahkan pada orang dewasa. Namun gejalanya biasanya mulai berkembang pada masa kanak-kanak dan berlanjut hingga dewasa. Diperkirakan terdapat 3-5 persen anak-anak atau anak usia sekolah yang mengalami kondisi ini. Tanpa penanganan yang tepat, ADHD dapat menimbulkan konsekuensi yang serius seperti mal-prestasi (under-achievement), kegagalan di sekolah atau pekerjaan, susah menjalin hubungan atau interaksi sosial, rasa tidak percaya diri yang parah, dan juga depresi kronis.

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Hal ini ditandai dengan berbagai keluhan perasaan gelisah, tidak bisa diam, tidak bisa duduk dengan tenang, dan selalu meninggalkan keadaan yang tetap seperti sedang duduk, atau sedang berdiri. Beberapa kriteria yang lain sering digunakan adalah suka meletup-letup, aktivitas berlebihan, dan suka membuat keributan. ADHD muncul pada masa kanak-kanak awal. Biasanya mulai timbul diusia tiga tahun dan 5-13% terjadi pada masa anak usia sekolah dan 4% terjadi pada orang dewasa dan rata-rata terjadi pada orang Indonesia. Lebih dari 50% akan berlanjut sampai remaja bahkan dewasa. Bianya yang lebih sering terkena ADHD itu adalah anak laki-laki dan perbandingan dengan anak perempuan sebesar 3-4:1 .

Tanda - tanda ADHD

Ada tiga tanda utama anak yang menderita ADHD, yaitu:

- Tidak ada perhatian. Ketidak mampuan memusatkan perhatian pada beberapa hal seperti membaca, menyimak pelajaran, atau melakukan permainan. Seseorang yang menderita ADHD akan mudah sekali teralih perhatiannya karena bunyi bunyian, gerakan, bau bauan atau pikiran, tetapi dapat memusatkan perhatian dengan baik jika ada yang menarik minatnya.

- Hiperaktif. Mempunyai terlalu banyak energi. Misalnya berbicara terus menerus, tidak mampu duduk diam, selalu bergerak, dan sulit tidur

- Impulsif. Bertindak tanpa dipikir, misalnya mengejar bola yang lari ke jalan raya, menabrak pot bunga pada waktu berlari di ruangan, atau ìberbicara tanpa dipikirkan terlebih dahulu akibatnyaî. Setiap anak yang seringkali bertindak seperti contoh-contoh diatas selama lebih dari enam bulan berturut-turut, dibandingkan dengan anak seusianya, dapat didiagnosa menderita ADHD. Gejala ini biasanya muncul sebelum si anak berusia enam tahun.

ADHD muncul pada masa kanak-kanak awal. Biasanya mulai timbul di usia tiga tahun dan 5 – 13% terjadi pada anak usia sekolah. Sekitar 3 -7 % anak usia sekolah dan 4 % orang dewasa di Indonesia menderita ADHD. Gangguan psikiatri ini bersifat kronis. Lebih dari 50% akan berlanjut sampai remaja atau dewasa. Namun 30-40% menunjukkan perbaikan dalam perhatian dan kegiatannya. Anak laki-laki lebih sering dibanding anak perempuan dengan perbandingan 3-4 : 1. Enam puluh enam persen anak ADHD usia sekolah dasar mempunyai minimal satu gangguan psikiatri lainnya, seperti kesulitan belajar, gangguan komunikasi/berbahasa, gangguan mood, kecemasan, dan oppositional defiant disorder/gangguan perilaku.

Artikel kesehatan di : http://www.tanyadok.com/anak/ayo-kenali-dan-pahami-adhd-anak
ADHD muncul pada masa kanak-kanak awal. Biasanya mulai timbul di usia tiga tahun dan 5 – 13% terjadi pada anak usia sekolah. Sekitar 3 -7 % anak usia sekolah dan 4 % orang dewasa di Indonesia menderita ADHD. Gangguan psikiatri ini bersifat kronis. Lebih dari 50% akan berlanjut sampai remaja atau dewasa. Namun 30-40% menunjukkan perbaikan dalam perhatian dan kegiatannya. Anak laki-laki lebih sering dibanding anak perempuan dengan perbandingan 3-4 : 1. Enam puluh enam persen anak ADHD usia sekolah dasar mempunyai minimal satu gangguan psikiatri lainnya, seperti kesulitan belajar, gangguan komunikasi/berbahasa, gangguan mood, kecemasan, dan oppositional defiant disorder/gangguan perilaku.

Artikel kesehatan di : http://www.tanyadok.com/anak/ayo-kenali-dan-pahami-adhd-anak
ADHD muncul pada masa kanak-kanak awal. Biasanya mulai timbul di usia tiga tahun dan 5 – 13% terjadi pada anak usia sekolah. Sekitar 3 -7 % anak usia sekolah dan 4 % orang dewasa di Indonesia menderita ADHD. Gangguan psikiatri ini bersifat kronis. Lebih dari 50% akan berlanjut sampai remaja atau dewasa. Namun 30-40% menunjukkan perbaikan dalam perhatian dan kegiatannya. Anak laki-laki lebih sering dibanding anak perempuan dengan perbandingan 3-4 : 1. Enam puluh enam persen anak ADHD usia sekolah dasar mempunyai minimal satu gangguan psikiatri lainnya, seperti kesulitan belajar, gangguan komunikasi/berbahasa, gangguan mood, kecemasan, dan oppositional defiant disorder/gangguan perilaku.

Artikel kesehatan di : http://www.tanyadok.com/anak/ayo-kenali-dan-pahami-adhd-anak
ADHD muncul pada masa kanak-kanak awal. Biasanya mulai timbul di usia tiga tahun dan 5 – 13% terjadi pada anak usia sekolah. Sekitar 3 -7 % anak usia sekolah dan 4 % orang dewasa di Indonesia menderita ADHD. Gangguan psikiatri ini bersifat kronis. Lebih dari 50% akan berlanjut sampai remaja atau dewasa. Namun 30-40% menunjukkan perbaikan dalam perhatian dan kegiatannya. Anak laki-laki lebih sering dibanding anak perempuan dengan perbandingan 3-4 : 1. Enam puluh enam persen anak ADHD usia sekolah dasar mempunyai minimal satu gangguan psikiatri lainnya, seperti kesulitan belajar, gangguan komunikasi/berbahasa, gangguan mood, kecemasan, dan oppositional defiant disorder/gangguan perilaku.

Artikel kesehatan di : http://www.tanyadok.com/anak/ayo-kenali-dan-pahami-adhd-anak
ADHD muncul pada masa kanak-kanak awal. Biasanya mulai timbul di usia tiga tahun dan 5 – 13% terjadi pada anak usia sekolah. Sekitar 3 -7 % anak usia sekolah dan 4 % orang dewasa di Indonesia menderita ADHD. Gangguan psikiatri ini bersifat kronis. Lebih dari 50% akan berlanjut sampai remaja atau dewasa. Namun 30-40% menunjukkan perbaikan dalam perhatian dan kegiatannya. Anak laki-laki lebih sering dibanding anak perempuan dengan perbandingan 3-4 : 1. Enam puluh enam persen anak ADHD usia sekolah dasar mempunyai minimal satu gangguan psikiatri lainnya, seperti kesulitan belajar, gangguan komunikasi/berbahasa, gangguan mood, kecemasan, dan oppositional defiant disorder/gangguan perilaku.

Artikel kesehatan di : http://www.tanyadok.com/anak/ayo-kenali-dan-pahami-adhd-anak
Gejala ADHD

Gejala atau pertanda ADHD bisa berbeda bagi setiap orang. Gejalanya biasanya mulai tampak saat masa anak-anak. Berikut ini adalah tiga gejala utama ADHD yang umum pada anak-anak.
Hiperaktif
Tampak seperti kelebihan energi, selalu aktif dan tidak bisa diam. Tanda-tandanya  yang biasanya tampak adalah:


1. Tidak bisa bermain dengan tenang
2. Susah berdiam diri, menggeliat, gelisah, dan sering berdiri kembali ketika duduk
3. Selalu bergerak, seperti berlari atau memanjat pada sesuatu
Tidak bisa duduk dengan tenang



Inattention atau bermasalah pada perhatian
Berupa gangguan atau kesulitan untuk memperhatikan sesuatu. Gejala yang biasanya tampak antara lain:

  • Sangat susah untuk memusatkan perhatian
  • Tampak tidak mendengarkan ketika orang lain berbicara kepadanya
  • Perhatiannya sangat mudah teralihkan
  • Sering membuat kesalahan akibat kurang berhati-hati atau karena kurang memperhatikan
  • Susah mengikuti arahan atau menyelesaikan tugas
  • Sering melupakan atau menghilangkan sesuatu
  • Memiliki kecenderungan untuk mengingau saat tidur
Impulsif
Penderita ADHD biasanya memiliki sifat impulsif atau bertindak tanpa berpikir  (spontan). Gejala yang dapat dikenali misalnya:

  • Kesulitan untuk menunggu giliran
  • Menjawab pertanyaan sebelum pertanyaan selesai atau sebelum diberi kesempatan
  • Sering menginterupsi orang lain
  • Bertindak impulsif tanpa memikirkan konsekuensinya, seperti berlari di tengah acara formal, mengejar sesuatu yang berbahaya, dsb.
Selain ketiga gejala di atas, terdapat juga beberapa gejala lain yang bisa terjadi pada penderita ADHD, antara lain:
  • Menunjukkan sikap menentang atau melanggar peraturan
  • Susah untuk bersosialisasi dengan orang lain
  • Kurangnya rasa percaya diri
  • Kemampuan mengorganisasi yang buruk
  • Cepat bosan
  • Gelisah
  • Sering terburu-buru dalam mengambil keputusan

Penyebab ADHD

Penyebab pasti ADHD belum diketahui secara pasti, namun para peneliti memusatkan objek penelitiannya pada kinerja dan perkembangan otak. Selain itu, terdapat tiga faktor yang dianggap mempengaruhi kondisi ADHD, yaitu:
  • Faktor genetik/keturunan
    Sebagian besar penderita ADHD mendapatkan kondisi ini dari orang tuanya. ADHD memiliki kecenderungan besar terjadi pada keluarga/keturunan.
  • Ketidakseimbangan kimia
    Para ahli meyakini bahwa ketidakseimbangan kimiawi pada otak (neurotransmitter) merupakan faktor yang mempengaruhi perkembangan gejala ADHD.
  • Kinerja otak
    Pada anak yang menderita ADHD, didapati bahwa area otak yang mengontrol perhatian tampak tidak terlalu aktif, dibandingkan dengan anak-anak lainnya yang tidak menderita ADHD.

Pengobatan dan Penanganan ADHD

Walaupun kondisi ini tidak bisa disembuhkan, terdapat beberapa tindakan atau penanganan bagi penderita ADHD. Pengobatan di sini berarti tindakan atau strategi untuk membantu mengontrol gejala-gejala ADHD. Tujuannya adalah membantu penderitanya meningkatkan kemampuan sosial, meningkatkan kemampuan dalam belajar/bekerja, meningkatkan rasa percaya diri anak, dan menjaga penderitanya dari tingkah laku yang dapat membahayakan diri sendiri. Pengobatan bagi penderita ADHD bisa berupa obat-obatan ataupun terapi. Obat-obatan yang sering diberikan oleh dokter biasanya berupa stimulan, yang digunakan untuk membantu mengontrol sikap hiperaktif dan impulsif pada anak, serta membantu meningkatkan fokus atau perhatian. 

Penanganan berupa terapi (psikoterapi) juga umum diberikan pada penderita ADHD. Terapi yang diberikan bisa berupa pelatihan kemampuan sosial, modifikasi tingkah laku (behavior), dan juga terapi kognitif. Orang tua dan keluarga juga biasanya akan diberikan pelatihan berupa pengenalan terhadap ADHD, cara menghadapi gejala ADHD pada anak, pendekatan-pendekatan yang digunakan, ataupun berupa support bagi orang tua yang memiliki anak penderita ADHD.



HOS Dokumenter

Translate

Tayangan

Diberdayakan oleh Blogger.

HOUSE OF SUCCESS

- Privat Master Hipnotis - Pelatihan Profesional Hipnoterapi - Fingerprint Analysis - Penyalur Jasa Layanan Kerja Profesional

Quotes

"...MEMULAI TAK PERLU HEBAT, TAPI UNTUK HEBAT WAJIB BERANI MEMULAI..."

The New News

HADIRI STAND PAMERAN DI "MALL BOEMI KEDATON" BANDAR LAMPUNG Lt.1 (Basement depan Pintu Masuk) dan dapatkan Spesial Promo bersama HOUSE OF SUCCESS setiap hari Pkl. 11.00 s/d 20.00 Wib Sampai akhir tahun 2014.
Jl. Purnawirawan ( Ratu ) No. 18, Gedung Meneng, Bandar Lampung, Indonesia. Telp. ( 0721 ) 712029 atau Invite pin bb kami 7E64EBF .

Popular Posts