Rabu, 24 September 2014

Sistem kekebalan tubuh setiap orang berbeda sehingga ada beberapa orang yang sangat sensitif terhadap alergen (faktor pemicu alergi) tertentu,  sedangkan sebagian orang yang lain tidak. Ada dua faktor penyebab, yaitu genetik dan lingkungan. Risiko alergi Anda sangat berhubungan dengan sejarah alergi orang tua. Jika kedua orang tua tidak mengidap alergi, Anda hanya berisiko 15 persen mengidap alergi. Tapi jika ayah-ibu Anda pengidap alergi, risiko Anda pun bisa lebih dari 60 persen.
    
Faktor lain adalah lingkungan. Reaksi alergi terjadi jika Anda terkena suatu alergen. Semakin besar dan berulang-ulang paparan alergen, maka alergi pun cepat berkembang. Selain itu ada faktor lain yang 'berkomplot' menyebabkan kondisi-kondisi alergi, diantaranya kebiasaan merokok, polusi, infeksi, dan hormon.
  
Alergen setiap orang berbeda-beda. Beberapa alergen yang paling sering ditemukan, yaitu :

Tungau dan debu rumah
Tungau hidup dari kerak kulit manusia yang terkelupas secara teratur menjadi debu dalam rumah. Tungau suka hidup di tempat hangat dan lembap, misalnya kasur, seprai, selimut, bantal, sofa, dan lainnya. Tungau ini sangat kecil sehingga memungkinkan melayang-layang di udara. Tungau yang terhirup dapat menyebabkan gejala demam serbuk sari (hay fever) dan asma. Jika terkena kulit, dapat menyebabkan eksem.

Rumput dan serbuk bunga (pollen)
Serbuk ini berbentuk butiran kecil yang dibawa oleh serangga dan angin. Jika terkena mata, hidung, atau paru-paru pada orang yang sangat peka, bisa menyebabkan hay fever.

Kulit, bulu, dan ludah hewan
Hampir semua hewan berbulu dapat menyebabkan alergi. Alergen yang terdapat di kerak kulit, bulu, dan ludah hewan dapat bertahan lama dan sangat mudah menyebar sehingga dapat menyerang orang yang bukan pemilik hewan tersebut.

Makanan
Alergi makanan muncul dalam berbagai bentuk, dari gejala ringan seperti gatal-gatal dan bibir bengkak, hingga ke serangan yang mengancam jiwa. Makanan yang paling umum menimbulkan alergi adalah seafood.

Obat
Beberapa antibiotik dapat menyebabkan alergi. Biasanya, reaksi alergi tidak timbul pada saat pertama kali obat itu diminum, tapi pada pemakaian berikutnya.

Meski penyebab alergi beragam, hanya ada dua jenis alergi yaitu alergi yang mengganggu pernapasan seperti asma dan alergi rinitis (bersin dan pilek berulang terutama di pagi hari) serta alergi yang timbul pada kulit, contohnya urtikaria (biduran), eksim yang disebabkan antara lain oleh kosmetik atau logam (perhiasan).
  
Reaksi alergi tidak hanya terjadi dalam waktu pendek. Terkadang penderita 'merana' selama bertahun-tahun. Alergi bahkan dapat berkembang menjadi penyakit lain. Contohnya alergi rinitis, selain bersin dan pilek dapat juga berbentuk gatal, kemerahan, dan berair pada mata. Jika dibiarkan gangguan ini dapat berkembang menjadi sinusitis.
  
Alergi juga dapat menimbulkan reaksi berat yang disebut anafilaksis. Ini adalah reaksi sistemik yang melibatkan sejumlah sistem tubuh, mulai dari kulit, sistem pernapasan, pencernaan, hingga kardiovaskular. Munculnya anafilaksis tidak dapat diprediksi, sehingga pertolongan harus dilakukan secepat mungkin, karena jika terlambat dapat menyebabkan penderita tidak sadarkan diri atau bahkan meninggal.    

Pencegahan

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi:

* Jagalah kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun di luar rumah. Hal ini termasuk tidak menumpuk banyak barang di dalam rumah ataupun kamar tidur yang dapat menjadi sarang bertumpuknya debu sebagai rangsangan timbulnya reaksi alergi. Usahakan jangan memelihara binatang di dalam rumah ataupun meletakkan kandang hewan peliharaan di sekitar rumah anda.

* Kebersihan diri juga harus diperhatikan, untuk menghindari tertumpuknya daki yang dapat pula menjadi sumber rangsangan terjadinya reaksi alergi. Untuk mandi, haruslah menggunakan air hangat seumur hidup, dan usahakan mandi sore sebelum PK.17.00'. Sabun dan shampoo yang digunakan sebaiknya adalah sabun dan shampoo untuk bayi. D

* Jangan menggunakan pewangi ruangan ataupun parfum, obat-obat anti nyamuk. Jika di rumah terdapat banyak nyamuk, gunakanlah raket anti nyamuk.

*Gunakan sprei dari bahan katun dan cucilah minimal seminggu sekali dengan air hangat akan efektif.

Dan bila sahabat HOS masih terkena alergi ini kami punya info menarik tentang cara untuk mengatasi alergi didalam tubuh anda.  
Cara tradisional yang dapat digunakan untuk mengatasi alergi yaitu :

15 gram jahe + 30 cc cuka beras putih/rice venegar + gula merah secukupnya direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum. Lakukan secara teratur sehari sekali.

Jika alergi menyerang hidung sehingga menimbulkan pilek atau bersin-bersin dapat menggunakan cara tradisional berikut:


7 lembar daun sambung nyawa + 30 gram sambiloto segar direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.

daun lidah buaya secukupnya dikupas kulitnya lalu dijus. Teteskan jus lidah buaya ke dalam hidung sebanyak 3 tetes dengan menggunakan pipet.

Sedangkan bila alergi menyerang kulit sehingga menimbulkan gatal-gatal atau eksim dapat digunakan :

sambiloto segar secukupnya + kunyit segar secukupnya + belerang secukupnya dihaluskan hingga lembut, lalu dioleskan pada bagian kulit yang terkena alergi.

daun ketepeng china segar secukupnya dihaluskan lalu dioleskan pada bagian kulit yang terkena alergi.

Jika alergi menyerang paru-paru yang mengakibatkan asma dapat menggunakan :


10 kuntum bunga kenop + 10 - 15 gram jahe direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.

30 gram daun pegagan + 10 gram bawang putih direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
 
Catatan : anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas dan lakukan secara teratur sehari 2 kali, dalam melakukan perebusan sebaiknya gunakan panci enamel atau periuk tanah.
 
Udah pada ngertikan bagaimana cara merawat agar sahabat-sahabat semua yang punya alergi sedikit terhindar dan tidak merasakan gatal-gatal yang sungguh sangat menyiksa.


HEAD OFFICE 
Jl.Purnawirawan (Gg. Ratu) No. 18 Gedong Meneng, Bandar Lampung . Indonesia
Telp. 0721-712029

Selasa, 23 September 2014

 
Mimisan atau istilah kedokterannya disebut Epistaksis adalah pendarahan pada selaput hidung. Menurut dokter penyebabnya adalah karena perubahan suhu secara drastis. Meskipun dokter mengatakan bahwa mimisan pada anak-anak adalah hal yang normal, kalau anak sesekali mimisan, masih dikategorikan wajar. Tapi jika anak sering mimisan, patut diwaspadai, bisa jadi itu merupakan gejala suatu penyakit tertentu. Dan HOUSE OF SUCCESS akan membahas tentang mimisan yang banyak terjadi di kalnag
Disebabkan dua faktor

Mimisan atau dalam bahasa kedokteran disebut epistaksis adalah terjadinya perdarahan dari hidung. Mimisan lebih sering dijumpai pada anak-anak daripada orang dewasa. Karena memang arteri ethmoidalis (pembuluh darah rongga hidung) anak-anak masih tipis dan rapuh. Mimisan dapat disebabkan oleh dua faktor yaitu anatomis (bentuk rongga hidung), dan kelainan darah.

Secara umum hidung manusia terbagi dua, pertama anterior (bagian depan) di mana berkaitan dengan pembuluh darah yang tipis dan rapuh. Pada anak yang alergi, dia dapat menderita pilek terus menerus, sehingga terjadi sinusitis yang memicu terjadinya mimisan. Pasalnya sekret hidung (lendir) yang dihasilkan lama kelamaan dapat menekan pembuluh darah yang tipis sehingga mudah pecah. Selain itu, pembuluh darah yang mudah pecah juga dapat dipicu oleh udara kering seperti suhu yang dingin, aktivitas fisik seperti bermain di bawah terik matahari, trauma karena benturan, jatuh, membuang ingus terlalu keras, mengorek-ngorek hidung dengan kuku atau benda tajam.

Kedua, posterior (bagian belakang) berhubungan dengan adanya gejala keganasan penyakit tertentu seperti leukemia, kelainan pembekuan darah atau hemophilia, dan jumlah trombosit menurun. Gejala awalnya juga ditandai dengan seringnya mimisan dan kadang terjadi perdarahan di bagian tubuh yang lain. Jadi ketika anak mimisan harus dilihat apakah ada atau tidak perdarahan di bagian tubuh lainnya. Biasanya terjadi perdarahan di kulit, daerah sendi yang terlihat membiru, misalnya di sikut lengan atau lutut kaki.

Normal vs tidak normal

Untuk membedakan mimisan biasa atau tidak, perhatikan frekuensi mimisan. Apakah kejadiannya berulang atau tidak, dan amati apakah terdapat faktor pencetusnya. Bila perlu, bawa si kecil ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Penanganan mimisan pada anak, umumnya dilakukan secara multidisiplin antara dokter anak dan dokter THT.

Hentikan perdarahan

Hal utama yang dilakukan adalah menghentikan perdarahannya, kemudian dicari penyebab mimisan itu sendiri. Penelusuran penyebab dapat dilakukan mulai dari anamnesis atau wawancara dengan pasien atau orangtuanya, pemeriksaan fisis sampai dengan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan darah, rongent kepala atau sinus paranasal sampai dengan CT-Scan. Penatalaksanaan dari kasus mimisan ini juga sangat beragam bergantung penyebabnya. Jika karena alergi, jauhi pencetusnya, bila penyebabnya infeksi maka atasi infeksinya dan ajari si kecil untuk membuang ingus dengan cara yang benar.

Bila penyebabnya adalah kelainan anatomis seperti septum nasi (sekat yang membagi dua rongga hidung) yang miring, atau adanya spina (tulang yang tumbuh seperti duri) dan mimisan terus berulang, maka dokter THT biasanya akan melakukan tindakan. Mimisan juga dapat merupakan suatu gejala atau keganasan yang ditandai dengan jumlah trombosit yang rendah, kelainan pembekuan darah yaitu hemophilia yang juga ditandai dengan adanya perdarahan di tempat lain seperti kulit dan sendi.

Pertolongan pertama saat si kecil mimisan

Jangan panik atau bingung kala si kecil mimisan. lakukanlah:

* Dudukkan si kecil di kursi dengan posisi tegak.
* Pencet hidung si kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk selama beberapa menit. Tekanan  harus kuat tapi jangan sampai menyakiti si kecil. Ajari dia bernapas lewat mulut. 
* Kompres dengan es di pangkal hidungnya. 
* Jika perdarahan tidak juga berhenti, masukkan kain atau kapas basah yang sudah digulung untuk menekan perdarahan. Bisa juga menggunakan daun sirih.
* Jika perdarahan masih terus berlanjut, segera bawa si kecil ke rumah sakit. Tak perlu khawatir, sebagian besar mimisan akan berhenti sendiri dengan segera, hanya sebagian kecil yang memerlukan tindakan khusus. Selama tidak terlambat mendapatkan penanganan maka komplikasi yang berat tidak terjadi.

Udah pada taukan gimana cara menangani anak yang sering mimisan? Sekarang para bunda dan calon bunda jangan khawatir lagi yaa .




Selamat pagi, sahabat-sahabat HOS yang baik-baik, yang ganteng-ganteng, yang cantik-cantik dan para bunda dirumah ataupun disekolah yang sedang menunggu anaknya ataupun para kaka atau mbk-mbk yang sedang sekolah, kuliah atau bekerja. HOUSE OF SUCCESS kembali lagi dengan berbagai info menarik seputar kesehatan atau kecerdasan anak. Sekarang HOS akan membagi info tentang penyakit "SARS" atau "Severe Acute Respiratoty Syndrome" , penyakit "SARS" ini termasuk golongan lima penyakit paling berbahaya didunia. Maka dari itu HOS akan memberi tau sahabat - sahabat semua tentang penyakit "SARS" ini.

SARS atau Severe Acute Respiratoty Syndrome adalah penyakit pernapasan virus yang disebabkan oleh coronavirus yang dapat mengancam hidup seseorang. Creatinine adalah kelompok virus yang memiliki halo atau penampilan mahkota-seperti (korona) ketika dilihat di bawah mikroskop dan umum penyebab ringan untuk moderat pernapasan atas penyakit pada manusia dan dapat menyebabkan penyakit parah pada hewan di mana mereka dapat menyebabkan penyakit pernapasan, pencernaan, hati dan neorologis , creatinine juga kadang-kadang telah dikaitkan dengan radang paru-paru pada manusia, terutama orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah. 

Virus SARS, dapat bertahan hidup di lingkungan selama beberapa hari tergantung pada sejumlah faktor-faktor seperti jenis bahan atau cairan tubuh yang mengandung virus dan berbagai kondisi lingkungan seperti suhu atau kelembaban. SARS tampil di Tiongkok pada November 2002 kemudian muncul lagi di Asia pada bulan Februari 2003, dari sana itu menyebar dengan sangat cepat 29 negara-negara lain di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Asia sebelum pecahnya global dikandung. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), selama wabah SARS 2003 total 8,098 orang di seluruh dunia adalah muak dengan SARS dan 774 meninggal - secara keseluruhan kasus tingkat kematian sekitar 10% dan tertinggi (50%) pada mereka lebih dari 60 tahun usia.

Global conference on SARS yang disponsori oleh WHO di Malaysia pada Juni 2003 mengumpulkan lebih dari 900 peserta dari 441 negara untuk mendiskusikan situasi - pandangan dan informasi tentang klinis, laboratorium dan epidemiologi pengalaman dipertukarkan pada cara terbaik untuk mengandung wabah SARS.


Diperiksa oleh ahli ilmiah mengidentifikasi prioritas utama untuk masa depan pada bagaimana SARS dapat diberantas, efektivitas langkah-langkah kontrol dan sistem alert dan respon; pengetahuan ilmiah SARS, tes diagnostik dan epidemiologi penyakit dibahas dan diagnosis klinis dan manajemen SARS dibahas. Upaya untuk mengembangkan vaksin juga dibahas dan peran hewan di munculnya SARS bersama dengan keberadaan reservoir hewan. Bagian yang dimainkan oleh faktor-faktor lingkungan dalam siklus transmisi, dan dampak psikologis SARS juga dianggap cukup parah. 

Penyebab Penyakit SARS

Para ilmuwan kian meyakini bahwa virus dari keluarga corona adalah penyebab SARS. Ilmuwan dari Hong Kong mengaku bahwa mereka telah berhasil menunjukkan dengan tepat virus corona itu setelah mengidentifikasi bagian kecil dari sampel DNA pasien yang terinfeksi SARS. Hasil riset ilmuwan Hong Kong ini didukung hasil riset Institut Pasteur di Perancis dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Atlanta, AS. Dr Mark Salter dari WHO menyatakan, virus itu biasanya menyerang binatang, umumnya babi. Virus ini pertama kali ditemukan oleh Twnell dari USA pada tahun 1965 dan berhasil melakukan kultur yang ditemukan pada manusia dengan gejala Commond Cold dan penyakit Infeksi saluran pernapasan bagian atas, biasanya virus ini muncul pada musim dingin dan awal musim semi, jika virus ini berasal dari Babi, maka pada manusia akan menyebabkan kelainan Gastro Enteritis, jika berasal dari ayam , pada manusia akan menyebabkan bronchitis dan jika berasal dari tikus, pada manusia akan menyebabkan Hepatitis, virus ini juga dapat ditemukan pada penderita HIV/AIDS yang menderita Diare, yang dengan berbagai cara akhirnya menyebar ke manusia.

Saat ini ilmuwan telah melampaui tahapan penemuan virus itu sehingga mereka dapat konsentrasi untuk menemukan cara mendiagnosa, mengobati dan mencegah wabah itu sehingga dokter bisa mengkonfirmasikan pada pasien yang yang terinfeksi virus mematikan itu. Hingga kini belum ada obat antivirus yang berhasil mengobati SARS atau vaksin untuk mencegahnya.

GEJALA SARS

Awal gejalanya mirip seperti flu, demam, myalgia, lethargy, gejala gastrointestinal, batuk, radang tenggorokan dan gejala non-spesifik lainnya. Satu-satunya gejala yang sering dialami seluruh pasien adalah demam di atas 38 °C (100.4 °F). Dan selanjutnya napas menjadi sesak. Gejalanya biasa muncul 2–10 hari setelah terekspos, tetapi sampai 13 hari juga pernah dilaporkan terjadi. Pada kebanyakan kasus gejala biasanya muncul antara 2–3 hari. Sekitar 10–20% kasus membutuhkan ventilasi mekanis.
Penderita penyakit ini, paru-parunya mengalami radang, limfositnya menurun, trombositnya juga mungkin menurun. Kalau sudah berat, oksigen dalam darah menurun dan enzim hati akan meningkat. Ini semua gejala yang bisa dilihat dengan alat medis.

PENGOBATAN SARS

Pengobatan SARS hingga kini masih bergantung pada anti-pyretic, supplemen oksigen dan bantuan ventilasi. Kasus SARS yang mencurigakan harus diisolasi, lebih baiknya di ruangan tekanan negatif, dengan kostum pengaman lengkap untuk segala kontak apapun dengan pasien. Awalnya ada dukungan anekdotal untuk penggunaan steroid dan antiviral drug ribavirin, namun tidak ada bukti yang mendukung terapi ini. Sekarang banyak juru klinik yang mencurigai ribavirin tidak baik bagi kesehatan.
Ilmuwan kini sedang mencoba segala obat antiviral untuk penyakit lain seperti AIDS, hepatitis, influenza dan lainnya pada coronavirus. Ada keuntungan dari penggunaan steroid dan immune system modulating agent lainnya pada pengobatan pasien SARS yang parah karena beberapa bukti menunjukkan sebagian dari kerusakan serius yang disebabkan SARS disebabkan oleh reaksi yang berlebihan oleh sistem kekebalan tubuh terhadap virus. Penelitian masih berlanjut pada area ini. Desember 2004, laporan menyebutkan para peneliti Tiongkok telah menemukan sebuah vaksin SARS yang telah diujicoba pada 36 sukarelawan, 24 diantaranya menghasilkan antibodi virus SARS.
 
Penyakit SARS merupakan penyakit yang menyerang sistem pernafasan. Penyakit SARS disebabkan oleh virus. Gejalanya mirip dengan flu seperti demam, batuk dan tenggorokan kering. Penularan penyakit SARS ditularkan melalui udara dengan kontak langsung dengan penderita. Penyakit ini dapat dicegah dengan cara menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap diri dengan selalu menjaga kesehatan. Hingga kini belum ada obat antivirus yang berhasil mengobati SARS atau vaksin untuk mencegahnya. Dan bagaimana cara sahabat-sahabat HOS menjaga kebersihan rumah dan tempat kerja agar terhindar dari penyakit sars yang mematikan ini. 


HEAD OFFICE
Jl. Purnawirawan(Gg. Ratu) No. 18 Gedong Meneng. Bandar Lampung. Indonesia

Telp. (0721)712029 

Senin, 22 September 2014

Suatu hari seorang anak laki-laki sedang memperhatikan sebuah kepompong, eh ternyata di dalamnya ada kupu-kupu yang sedang berjuang untuk melepaskan diri dari dalam kepompong. Kelihatannya begitu sulitnya, kemudian si anak laki-laki tersebut merasa kasihan pada kupu-kupu itu dan berpikir cara untuk membantu si kupu-kupu agar bisa keluar dengan mudah. Akhirnya si anak laki-laki tadi menemukan ide dan segera mengambil gunting dan membantu memotong kepompong agar kupu-kupu bisa segera keluar dr sana. Alangkah senang dan leganya si anak laki laki tersebut.Tetapi apa yang terjadi? Si kupu-kupu memang bisa keluar dari sana. Tetapi kupu-kupu tersebut tidak dapat terbang, hanya dapat merayap.
 
Apa sebabnya? Ternyata bagi seekor kupu-kupu yang sedang berjuang dari kepompongnya tersebut, yang mana pada saat dia mengerahkan seluruh tenaganya, ada suatu cairan didalam tubuhnya yang mengalir dengan kuat ke seluruh tubuhnya yang membuat sayapnya bisa mengembang sehingga ia dapat terbang, tetapi karena tidak ada lagi perjuangan tersebut maka sayapnya tidak dapat mengembang sehingga jadilah ia seekor kupu-kupu yang hanya dapat merayap. 
 
Itulah potret singkat tentang pembentukan karakter, akan terasa jelas dengan memahami contoh kupu-kupu tersebut. Seringkali orangtua dan guru, lupa akan hal ini. Bisa saja mereka tidak mau repot, atau kasihan pada anak. Kadangkala Good Intention atau niat baik kita belum tentu menghasilkan sesuatu yang baik. Sama seperti pada saat kita mengajar anak kita. Kadangkala kita sering membantu mereka karena kasihan atau rasa sayang, tapi sebenarnya malah membuat mereka tidak mandiri. Membuat potensi dalam dirinya tidak berkembang. Memandulkan kreativitasnya, karena kita tidak tega melihat mereka mengalami kesulitan, yang sebenarnya jika mereka berhasil melewatinya justru menjadi kuat dan berkarakter.
 
Sama halnya bagi pembentukan karakter seorang anak, memang butuh waktu dan komitmen dari orangtua dan sekolah atau guru untuk mendidik anak menjadi pribadi yang berkarakter. Butuh upaya, waktu dan cinta dari lingkungan yang merupakan tempat dia bertumbuh, cinta disini jangan disalah artikan memanjakan. Jika kita taat dengan proses ini maka dampaknya bukan ke anak kita, kepada kitapun berdampak positif, paling tidak karakter sabar, toleransi, mampu memahami masalah dari sudut pandang yang berbeda, disiplin dan memiliki integritas (ucapan dan tindakan sama) terpancar di diri kita sebagai orangtua ataupun guru. Hebatnya, proses ini mengerjakan pekerjaan baik bagi orangtua maupun guru dan anak jika kita komitmen pada proses pembentukan karakter.
 
Dalam berkomunikasi, orang tua hendaknya menjadi pendengar yang baik, tidak menyela pembicaraan, mengganti pernyataan dengan pertanyaan, berempati terhadap anak dan masalahnya, tidak berkomentar sebelum diminta. Kalaupun berkomentar. 

Melewati Fase Kritis Anak
Ada enam fase kritis, yang dilalui anak hingga menjadi dewasa. Orang tua dan guru hendaknya memahaminya sebagai suatu yang normal. untuk menandai dan menyikapi fase-fase pertumbuhan anaknya mulai dari balita, usia TK, usia SD, usia SMP, usia SMA, hingga usia kuliah. Satu hal yang penting tak boleh dilepaskan dalam masing-masing fase itu,
Usia balita
Ciri-ciri: merasa selalu benar, memaksakan kehendak, tidak mau berbagi. Peran orang tua:
- Berikan kesempatan anak beberapa detik untuk berkuasa.
- Berikan kesempatan beberapa detik untuk memiliki secara penuh.
- Perkenalkan pada arti boleh dan tidak boleh dengan menggunakan ekspresi wajah.
- Konsisten dan jangan menggunakan kekerasan baik suara maupun fisik.
Usia TK
Ciri-ciri: konflik adaptatif, imitatif, berbagi, dan mau mengalah. Ketiga sifat terakhir ini karena anak ingin diterima dalam kelompok.
Peran orang tua:
- Beri kesempatan untuk memerhatikan, mencoba, dan bekerja sama.
- Perhatikan dan luruskan perilaku imitatif yang cenderung negatif.
- Dukunglah anak untuk bisa berbagi dan mengalah.

Usia SD

Ciri-ciri: anak ingin mendapat pengakuan diri. Karena itu, ciri-ciri utamanya punya pendapat berbeda, penampilan berbeda, gaya bicara berbeda, dan hobinya pun berbeda.
Peran orang tua:
- Menghargai pendapatnya dan jangan menyalahkan.
- Ajaklah dialog logika dan pengalaman.
- Pujilah hal-hal yang baik dari penampilannya, bantulah dengan kalimat positif untuk bisa tampil lebih baik lagi.
- Jangan langsung menyela gaya bicaranya, bangun ketertarikan dan bantulah dia untuk bisa lebih punya gaya bicara yang menarik.
Usia SMP
Ciri-ciri: anak memasuki persaingan. Karena itu anak mengalami konflik antarpersonal, konflik antarkelompok, dan konflik sosial.
Peran orang tua:
- Meningkatkan proses kedekatan dengan anak melalui dialog dan berbagai cara.
- Jadilah pendengar yang baik dan buka menjadi hakim.
- Jangan pernah menyela pembicaraan dan cerianya.
- Jangan beri komentar atau nasihat sebelum tiba waktunya.
 
Sekarang para orang tua harus lebih perduli lagi, karna karakter pada anak harus terus diperhatikan agar kedepanya tidak akan menjadi masalah yang terlalu buruk, untuk sang anak dan untuk orang tuanya. 


HEAD OFFICE
Jl. Purnawirawan (Gg.Ratu) No. 18 Gedong Meneng, Bandar Lampung .
Telp. 0721-712029

HOS Dokumenter

Translate

Tayangan

Diberdayakan oleh Blogger.

HOUSE OF SUCCESS

- Privat Master Hipnotis - Pelatihan Profesional Hipnoterapi - Fingerprint Analysis - Penyalur Jasa Layanan Kerja Profesional

Quotes

"...MEMULAI TAK PERLU HEBAT, TAPI UNTUK HEBAT WAJIB BERANI MEMULAI..."

The New News

HADIRI STAND PAMERAN DI "MALL BOEMI KEDATON" BANDAR LAMPUNG Lt.1 (Basement depan Pintu Masuk) dan dapatkan Spesial Promo bersama HOUSE OF SUCCESS setiap hari Pkl. 11.00 s/d 20.00 Wib Sampai akhir tahun 2014.
Jl. Purnawirawan ( Ratu ) No. 18, Gedung Meneng, Bandar Lampung, Indonesia. Telp. ( 0721 ) 712029 atau Invite pin bb kami 7E64EBF .

Popular Posts