Selasa, 26 Agustus 2014

Ebola adalah sejenis virus dari genus Ebolavirus, familia Filoviridae dan juga nama dari penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut. Gejala-gejalanya antara lain muntah, diare, sakit badan, pendarahan dalam dan luar, dan demam. Tingkat kematian berkisar antara 80% sampai 100%. Asal kata adalah dari sungai Ebola di Kongo. Penyakit Ebola dapat ditularkan lewat kontak langsung dengan cairan tubuh atau kulit. Masa inkubasinya dari 2 sampai 21 hari, umumnya antara 5 sampai 10 hari. Saat ini telah dikembangkan vaksin untuk Ebola yang 90% efektif dalam monyet, namun vaksin untuk manusia belum ditemukan. Sejauh ini, Ebola adalah penyakit yang paling mematikan di seluruh dunia. Kesempatan untuk hidup jika terinfeksi penyakit ini masih 0% alias tidak mungkin, dan sampai sekarang masih dicari vaksinnya. Penderita biasanya bisa langsung meninggal dalam siklus 6 hari sampai 20 hari, alias sangat cepat. Sekarang bisa dikatakan bahwa Ebola adalah penyakit yang paling dihindari untuk terjangkit di seluruh dunia.

Asal Usul Virus Ebola

Pada Agustus 1976, di sebuah rumah sakit kota kecil Yambuku Zaire (sekarang Republik Demokratik Kongo) datang seorang pasien bernama Mabalo. Ia sedang demam tinggi, sebelum demam ia pernah ke wilayah utara Zaire. Kondisi medis di Afrika yang buruk, perawat dalam sehari harus menggunakan beberapa jarum suntik untuk menyuntik ratusan pasien, jika jarum sudah tumpul baru akan diganti. Selanjutnya, wabah epidemi yang mengerikan itu dalam waktu singkat menjalar ke lebih dari 50 desa di sekitarnya. Sebagian besar gejala pasien mirip dengan Mabalo. Dua bulan kemudian, negara Sudan yang berada di bagian utara Zaire juga terjadi ledakan wabah epidemi yang sama.
Epidemi ini kemudian mengejutkan seluruh dunia. Patogen segera ditentukan, ini merupakan jenis virus baru. Selanjutnya, para peneliti menggunakan nama sebuah sungai setempat dan memberikan nama virus Ebola. Para ilmuwan kemudian menemukan bahwa virus Ebola yang berada di Zaire dan Sudan sebenarnya tidak persis sama, efek penderitaan ke pasien juga tidak sama, mereka kemudian menamakannya tipe Zaire dan tipe Sudan. Walaupun mereka sudah tahu tentang hal ini, peneliti dan dokter masih tak berdaya. Dalam wabah pada 1976, jumlah total orang yang terinfeksi di Zaire sebanyak 318 orang. 280 orang meninggal, tingkat kematian sekitar 88%; wilayah Sudan 284 orang yang terinfeksi, 151 orang meninggal, tingkat kematian sekitar 53%.

Cara Mencegah Penularan Virus Ebola 

Mewabahnya virus ebola di beberapa negara Afrika mulai menimbulkan kekhawatiran pada publik yang lebih luas. Banyak yang risau karena virus ini bisa saja menyebar dengan menumpang lalu lintas manusia dan barang secara global yang begitu cepat. Itu sebabnya, sebagai bentuk kewaspadaan, ada perlunya kita mengenali beberapa cara mencegah penularan virus mematikan ini. 

Berikut beberapa jenis tindak pencegahan terhadap penyebaran virus ebola yang bisa dilakukan:
1. hindari daerah yang diketahui sebagai pusat awal wabah terjadi. Atau ketahui di negara mana saja virus ebola sudah menyebar. Sebagai contoh, sebelum bepergian ke Afrika, cari tahu tentang epidemi yang sedang berkembang saat ini. Cara yang dapat dilakukan dengan memeriksa ke situs Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
2. cuci tangan sesering mungkin. Tindakan pencegahan yang satu ini merupakan salah satu langkah penting yang perlu dilakukan. Sama halnya terhadap pencegahan yang ditimbulkan dari jenis penyakit menular lainnya. Cucilah tangan menggunakan sabun atau gunakan antiseptik yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol ketika sabun dan air tidak tersedia.
3.  hindari daging hewan liar di dan dari negara berkembang. Hindari membeli atau memakan binatang liar, termasuk primata yang dijual di pasar lokal.
4. hindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi. Perlu diperhatikan juga untuk menghindari kontak dengan cairan dan jaringan tubuh seseorang, termasuk darah, air mani, cairan vagina, dan air liur. Orang yang terjangkit virus ebola paling cepat menular pada tahap akhir, biasanya ketika korban dalam keadaan parah atau bahkan sudah meninggal.
5. ikuti prosedur pengendalian infeksi. Jika Anda seorang petugas kesehatan, kenakan pakaian pelindung, seperti sarung tangan, masker, dan perisai mata. Jauhkan orang yang terinfeksi dari orang lain. Buang jarum dan sterilkan instrumen kesehatan lainnya.
6. jangan sembarangan menangani mayat korban ebola. Mayat orang yang meninggal karena ebola masih dapat menular. Tim khusus dan terlatih harus mengubur mayat menggunakan peralatan yang tepat.

Cara Penularan Virus Ebola

    Virus Ebola adalah virus yang dapat menyebar dengan sangat cepat dan dapat menyebar melalui penggunaan jarum suntik yang tidak disterilkan atau melakukan kontak dengan seseorang yang terkena infeksi atau mayat orang yang sudah meningggal karena terserang Virus Ebola.
Cara infeksi virus Ebola dalam tubuh manusia adalah sebagai berikut. Pertama, sekitar satu minggu setelah infeksi atau peradangan, virus mulai menyerang darah dan sel hati. Kedua, penyakit akan menyebar secara cepat keseluruh tubuh, virus akan menghancurkan organ atau bagian tubuh yang penting seperti hati dan ginjal. Ketiga, infeksi virus Ebola akan menyebabkan atau mendorong terjadinya pendarahan internal secara besar-besaran (masive). Keempat, Virus Ebola akan menghambal kerja sistem pernapasan, yang dapat menyebabkan kematian seketika pada pasien. Cara penularan atau infeksi virus Ebola pada manusia

Penyebab Tertular Virus Ebola

Seluruh dunia saat ini menyerukan waspada terhadap penyebaran virus Ebola. Virus Ebola atau EBOV adalah penyebab penyakit demam berdarah Ebola. Semua ada lima strain yakni Bundibugyo ebolavirus, Zaire ebolavirus, Reston ebolavirus, Sudan ebolavirus dan Tai Forest ebolavirus. Reston ebolavirus didapati di Philippines dan Cina pada binatang, namun jenis ini tidak memberikan penyakit pada manusia meskipun bisa menginfeksi. Yang paling sering menimbulkan wabah (outbreaks) adalah jenis: Bundibugyo, Zaire ebolavirus dan Sudan ebolavirus. Hal itu diungkapkan Guru Besar Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Prof. dr. Umar Fahmi Ahmadi, MPH., Ph.D. Dia menambahkan, cara penularan virus ini melalui kontak cairan penderita seperti keringat, darah, sperma, liur dan lainnya. Di Afrika, penularan Ebola selain kontak dengan manusia juga dengan binatang yang sudah mati seperti antilop, monyet, gorilla dan lainnya. Cairan dari binatang ini atau dari manusia lewat kontak kulit terutama jika kulit terluka sedikit. Karena itu, sangat dianjurkan menjaga kebersihan badan dan sering cuci tangan menggunakan sabun.

Ciri-ciri Penyakit Ebola 

Ciri-ciri penyakit ebola antara lain adalah:
1) Gejala mirip penyakit virus lainnya yaitu demam, lemas, nyeri otot, sakit kepala, dan radang
     tenggorokan.
2) Gejala di atas diikuti oleh mual, muntah, diare, bintik merah di kulit.
3) Perdarahan baik perdarahan luar maupun perdarahan organ dalam.
4) Gangguan fungsi hati dan fungsi ginjal.
Pada tahap awal, ciri-ciri penyakit ebola mirip dengan penyakit lain seperti tifoid, hepatitis, leptospirosis, dll. Oleh karena itu diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikannya.
Selain itu, biasanya ada riwayat berada atau pernah berada di daerah penularan atau pernah kontak dengan pasien positif penyakit Ebola.

Cara Mendeteksi Virus Ebola

Untuk mendeteksi apakah seseorang terinfeksi virus Ebola, dapat dilakukan pengujian antigen-capture enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA), IgG ELISA, polymerase chain reaction (PCR), dan mengisolasi virus Ebola yang bisa dilakukan untuk mengetahui adanya virus Ebola dalam tubuh manusia.  Mendeteksi penyebab penyakit cacar air (small pox), Anthrax, dan Virus Ebola, pada saat ini bisa dilakukan dengan mudah, dan hasil identifikasinya dapat langsung disebarluaskan melalui jaringan telepon genggam. Teknologi yang dikembangkan Fraunhofer Institute for Silicon Teknologi, sebuah perusahaan inovasi teknologi mikrobiologi dan mikrokomputer dari Jerman ini menyebutnya dengan eBiochipstick.
Alat ini cukup mengambil DNA atau bagian tubuh atau benda yang diduga terinfeksi bakteri, lalu dimasukkan sebuah kotak seukuran tv 10 inc (eBiochip Adaptor). Instrumen yang bekerja dengan bantuan komputer portabel ini, dengan mudah kemudian mendeteksi kadar virus, racun, bakteri, atau patogen, yang telah menjangkiti tubuh manusia, atau hewan. Alat ini diberi nama, eBiochip System Portable Instrument. Alat ini dengan cepat akan mendeteksi jenis spora, dan mendeteksi virus Ebola lewat perangkat eBiochipstick. Alat untuk mendeteksi dan menganalisis jenis bakteri, virus, atau racun berbahaya dalam tubuh manusia cukup dengan sebuah chip seukuran disket HDD yang tebalnya tak lebih dari koin Rp 500,- dan mengurai protein dengan analisis akurat.

Berdasarkan data departemen ketahanan biologi Amerika, stidaknya ada tujuh jenis racun, bakteri patogenik yang bisa dideteksi alat ini. Selain bakteri antrax dan smal pox (cacar air), eBiochip ini juga bisa mendeteksi plague, hepatitis C, tularemia, brucellus, Q-fever, dan virus Ebola (virale hemorhagic fever). Bahkan bakteri penyakit anthrax yang sporanya bisa bertahan hingga di atas 40 tahun pun masih bisa dideteksi oleh alat ini. Kadar infeksi bakteri penyakit yang bisa menular ke manusia ini dengan dini bisa dideteksi dan diurai kadar racunnya (Sriwijaya Post, Mendeteksi Virus Ebola Lewat Telepon Genggam, 2006).

Upaya Pencegahan

Tim peneliti dari Amerika dan Kanada yang dipimpin Dr Anthony Sanchez melaporkan perkembangan tentang virus Ebola dalam pertemuan ke-162 Komunitas Mikrobiologi Umum yang digelar di gedung Pusat Konferensi Internasional Edinburgh. Menurut Sanchez, dengan pola transportasi perjalanan lintas benua dan pariwisata yang berkembang demikian pesat beberapa waktu terakhir telah membuat virus Ebola menyebar dari tempat paling terasing ke seluruh belahan di dunia. Utnuk itu diperlukan upaya pencegahan yang bisa meminimalkan meluasnya wabah penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari agar tidak tertular oleh virus Ebola, antara lain: menghindari area yang terkena serangan virus Ebola, tidak melakukan kontak dengan pasien atau mayat yang terjangkit  virus Ebola, dan mengggunakan perlengkapan khusus seperti baju yang bisaa digunakan di Laboratorium yang fungsinya menghindari penularan oleh virus Ebola. Dengan demikian, diharapkan kontaminasi yang bisa disebabkan oleh virus Ebola dapat di hindari. Selain itu, mayat para korban yang meninggal akibat virus Ebola harus dimusnahkan karena penyebaran utama virus ini melalui darah, yang menyebabkan para dokter yang terkena darah dari pasien yang terinfeksi, akan mengalami kematian seperti yang terjadi di Afrika.

Menon-aktifkan virus Ebola dapat dilakukan dengan beberapa cara. Cara yang bisaa dilakukan yaitu dengan penggunaan sinar Ultra violet dan radiasi sinar gama, penyemprotan formalin dengan konsentrasi 1%, beta-propiolactone, dan disinfektan phenolic dan pelarut lipid-deoxycholate dan ether.

Pengobatan Pada Gejala Penyakit Ebola

Dalam pengobatan pada gejala penyakit ebola ini sebenarnya belum ada obat yang 100% dapat menyembuhkan dengan total, pengobatan yang dilakukan biasanya hanya dengan antivirus untuk melawan virus menyerang semakin banyak. Penderita biasanya dirawat di rumah sakit secara intensif dengan obat-obatan yang membantunya untuk menjaga kondisi tubuh agar masih bisa bertahan dalam melawan virus tersebut. Pendarahan yang sering terjadi pada penyakit ini, biasanya penderita akan memerlukan tranfusi darah untuk mengganti darah yang sudah keluar. Karena penyebaran yang cukup cepat seperti hanya dengan sentuhan kulit, maka pencegahan yang bisa dilakukan adalah sebisa mungkin untuk tidak kontak secara langsung dengan penderita, dan jika ada keluarga menderita penyakit ini sebaiknya dilakukan perawatan di rumah sakit untuk meminimalisir angka penularan yang terjadi. Dan jika menemukan korban yang meninggal akibat penyakit ini, diusahakan untuk tidak terjadi kontak secara langsung. Dan selalu menjaga kesehatan untuk meningkatan selalu sistem kekebalan tubuh untuk menjaga tubuh dari serangan virus dan bakteri akibat penyakit. Semoga postingan saya bermanfaat dan wawasan anda bertambah terutama mengenai gejala penyakit ebola.

Kesimpulan

Meskipun sampai dengan saat ini belum ada laporang tentang adanya penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola di Indonesia, akan tetapi hendaknya kita selalu waspada terhadap virus Ebola mengingat virus ini sangat cepat menular dan dapat dengan cepat menyebabkan kematian karna sampai saat ini masih belum ditemukan vaksin yang bisa mencegah infeksi oleh virus Ebola. 

Head Office:

HOUSE OF SUCCESS

Jl. Purnawirawan No. 18 Gedong Meneng,Bandar Lampung
Telp. 0721 - 712029 / 0811 727 150 






Senin, 25 Agustus 2014

 

Selamat siang sahabat HOS, hari ini HOS akan mengangkat topik mengenai penyakit Glaukoma yang akhir - akhir ini sudah merebah di Indonesia yang penderitanya sudah mengalami penurunan lapang pandang dan tidak bisa disembuhkan. Penyakit glaukoma ini menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka kebutaan di dunia dengan presentase mencapai 10%. Sedangkan di Indonesia sendiri kasus glaukoma tergolong paling tinggi setelah penyakit katarak.

Glaukoma sendiri adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati. Penyebab utama glaukoma adalah meningkatnya tekanan bola mata di atas 20mmHg, penyebab lainnya adalah hipertensi dan diabetes mellitus. Walaupun jarang dapat juga disebabkan emosi yang tidak stabil, migrain, penyempitan pembuluh darah dan lain-lain.

RESIKO GLAUKOMA

Glaukoma bisa menyerang siapa saja. Deteksi dan penanganan dini adalah jalan satu-satunya untuk menghindari kerusakan penglihatan serius akibat glaukoma. Bagi Anda yang berisiko tinggi disarankan untuk memeriksakan mata Anda secara teratur sejak usia 35 tahun.
Faktor risiko:
  1. Riwayat glaukoma di dalam keluarga, saudara sekandung lebih beresiko dibandingkan orang tua dan anaknya
  2. Tekanan bola mata tinggi
  3. Miopia (rabun jauh)
  4. Diabetes (kencing manis) dengan gula darah tinggi yang lama
  5. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  6. Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi buruk)
  7. Kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya
  8. Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama
  9. Lebih dari 45 tahun


Jenis-jenis glaukoma

  • Glaukoma Sudut-Terbuka Primer (Primary Open-Angle Glaucoma)
Glaukoma Sudut-Terbuka Primer adalah tipe yang yang paling umum dijumpai. Glaukoma jenis ini bersifat turunan, sehingga risiko tinggi bila ada riwayat dalam keluarga. Biasanya terjadi pada usia dewasa dan berkembang perlahan-lahan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Seringkali tidak ada gejala sampai terjadi kerusakan berat dari syaraf optik dan penglihatan terpengaruh secara permanen. :Pemeriksaan mata teratur sangatlah penting untuk deteksi dan penanganan dini.
Glaukoma Sudut-Terbuka Primer biasanya membutuhkan pengobatan seumur hidup untuk menurunkan tekanan dalam mata dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
  • Glaukoma Sudut-Tertutup Akut (Acute Angle-Closure Glaucoma)
Glaukoma Sudut-Tertutup Akut lebih sering ditemukan karena keluhannya yang mengganggu. Gejalanya adalah sakit mata hebat, pandangan kabur dan terlihat warna-warna di sekeliling cahaya. Beberapa pasien bahkan mual dan muntah-muntah.
Glaukoma Sudut-Tertutup Akut termasuk yang sangat serius dan dapat mengakibatkan kebutaan dalam waktu yang singkat. Bila Anda merasakan gejala-gejala tersebut segera hubungi dokter spesialis mata Anda.
  • Glaukoma Sekunder (Secondary Glaukoma)
Glaukoma Sekunder disebabkan oleh kondisi lain seperti katarak, diabetes, trauma, arthritis maupun operasi mata sebelumnya. Obat tetes mata atau tablet yang mengandung steroid juga dapat meningkatkan tekanan pada mata. Karena itu tekanan pada mata harus diukur teratur bila sedang menggunakan obat-obatan tersebut
  • Glaukoma Kongenital (Congenital Glaukoma)
Glaukoma Kongenital ditemukan pada saat kelahiran atau segera setelah kelahiran, biasanya disebabkan oleh sistem saluran pembuangan cairan di dalam mata tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya tekanan bola mata meningkat terus dan menyebabkan pembesaran mata bayi, bagian depan mata berair dan berkabut dan peka terhadap cahaya.

Gejala Glaukoma

Gejala yang dirasakan pertama kali antara lain. Bila memandang lampu neon/sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus-menerus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glaukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis. Penyakit mata glaukoma ini dapat diderita kedua mata dari si penderita dan menurunkan tekanan bola mata adalah suatu keharusan, sedangkan operasi diperlukan, jika pengobatan tidak berhasil.

Seringkali Glaukoma tanpa gejala apapun (tanpa sakit), sehingga dijuluki si “pencuri penglihatan” oleh karena kerusakan yang terjadi perlahan dan umumnya tidak disadari oleh penderitanya, kerusakan syaraf penglihatan yang sudah terjadi tidak dapat dikembalikan menjadi normal. Oleh karena itu screening perlu dilakukan berkala, walaupun tidak ada gejala apapun. Pada beberapa orang dapat terjadi Glaukoma, walaupun tekanan bola matanya rendah, sedangkan sebaliknya pada beberapa orang dengan tekanan bola mata tinggi tidak merasakan sakit apapun yang bisa saja penglihatannya tetap masih normal ataupun sudah ada Glaukomanya. Kerusakan syaraf mata yang masih sedikit ataupun berkurangnya Luas Lapang Pandang yang masih sedikit tak dapat dideteksi dengan mata telanjang bahkan oleh Dokter Mata sekalipun dan perlu dilakukan Humprey Test untuk memastikan ada atau mulai berkurangnya Luas Lapang Pandang.

Pengobatan Galukoma

Glaukoma bisa diatasi dengan cara di oprasi mata, membeli obat tetes mata khusus untuk glaukoma atau meminm obat herbal yang khusus untuk pengobatan penyakit glaukoma atau pasien mengunakan statin karna orang yang menggunakan statiin agar bisa mengurangi risiko terserang penyakit jantung memiliki kemungkinan lebih kecil untuk didiagnosis terserang bentuk glaukoma umum, demikian satu studi AS yang dilakukan pada lebih dari 300 ribu pasien.

Satu tim peneliti dari University of Michigan School of Medicine, yang dipimpin oleh Joshua Stein. Mendapati risiko galukoma berkurang sebanyak 8% pada pasien yang mengkonsumsi statin secara terus-menerus selama dua tahun dibandingkan dengan pasien yang tak mengunakan statin. Statin adalah obat penurun kadar kolestrol darah dengan menghambat Reductase HMG-CoA.

Kesimpulan

Glaukoma merupakan penyakit mata yang berbahaya setelah Katarak. Dari etiologi dan perjalanan penyakitnya dapat dilihat bahwa glaukoma dapat mengkibatkan katarak dan katarak dapat mengakibatkan glaukoma. Glaukoma merupakan sakit mata yang dapat terjadi akibat adanya peningkatan tekanan intraokular yang melebihi dari batas normal yaitun10-20 mmHg, yang dari penekanan itu mengakibatkan saraf optikus sempit dan terjadi kebutaan. Sedangkan untuk katarak merupakan sakit mata yang terjadi akibat etiolgi yang berupa fisik, kimia yang membuat lensa mata menjadi keruh. Kekeruhan lensa ini dapat mengakibatkan kebutaan. Biasanya untuk kedua penyakit ini terjadi pada usia tua karena terjadi kemunduran fungsi dari indera pengelihatan yaitu mata.



Head Office:

HOUSE OF SUCCESS
Jl. Purnawirawan No. 18 Gedong Meneng,Bandar Lampung
Telp. 0721 - 712029 / 0811 727 150 


Minggu, 24 Agustus 2014

                     
Tidur merupakan aktivitas rutin yang dilakukan oleh setiap orang di berbagai lapisan usia. Banyak sekali manfaat yang dapat kita peroleh dari tidur khususnya di waktu malam hari. Beberapa manfaat tidur malam yaitu dapat mengistirahatkan fisik dan pikiran setelah seharian beraktivitas yang relatif padat. Ada sebagian orang yang suka tidur malam dengan lampu menyala. Namun ada pula yang tidur malam dengan tanpa cahaya dari lampu. Lalu, adakah bahaya dari tidur malam dengan lampu menyala bagi kesehatan tubuh tersebut...???

        Sahabat, House Of Succes. Tidur di malam hari dengan lampu menyala ternyata memiliki dampak yang tidak baik untuk kesehatan tubuh. Mungkin tak pernah anda bayangkan sebelumnya, terbiasa tidur malam dengan kondisi lampu menyala akan meningkatkan resiko penyakit kanker, kardiovaskular, gangguan sistem metabolisme dan bahkan mungkin diabetes. Artikel kali ini akan mengetengahkan sebuah bahasan tentang berbagai bahaya dari tidur dengan lampu menyala khususnya di malam hari, Berikut ini bahaya dari tidur dengan lampu menyala dimalam hari :
  1. Tidur Malam Dengan Lampu Menyala Menghambat Produksi Melatonin. Hormon melatonin berperan dalam mencegah dan menghambat perkembangan sel kanker pada tubuh. Sehingga sangat dianjurkan untuk mematikan lampu saat tidur malam agar hormon melatonin tersebut dapat berproduksi lebih maksimal saat anda tertidur pulas.
  2. Tidur Malam Dengan Lampu Menyala Sangat Tidak Baik Pada Wanita. Ini dikarenakan, paparan cahaya lampu dimalam hari dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kanker payudara dan kanker usus besar bagi kaum wanita. Jadi, para ibu dan remaja putri sebaiknya memulai membiasakan diri tidur malam dengan tanpa nyala lampu.
  3. Berbagai Efek Buruk Juga Beresiko Mengancam Kesehatan Tubuh Anda. Ini dikarenakan, tidak membiasakan diri tidur malam dengan lampu mati akan berakibat pada berbagai gangguan tidur, penyakit kardiovaskular, gangguan pada sistem metabolisme tubuh serta kemungkinan besar terkena penyakit diabetes yang bisa mengancam jiwa anda.

    Hey..Hey..Hey mungkin sebenernya kalian udah pada tau ya tentang tidur malam ini. Tapi untuk kalian yang belum tau dan takut lampu kamarnya di matiin sekarng harus bisa coba tidur dengan lampu gelap ya agar tubuh kalian beristirahat dengan sempurna dan kalian bisa hidup sehat. 



Head Office:

HOUSE OF SUCCESS
Jl. Purnawirawan No. 18 Gedong Meneng,Bandar Lampung
Telp. 0721 - 712029 / 0811 727 150 

bahaya-rokok 

Selamat Pagi semuahnya,bagaimana dengan liburan yang kemarin ? Apakah sudah puas ?? Wah pasti banyak yang bilang belum puas yaa.. Apalagi untuk anak sekolah paling males ketemu hari Senin karna harus upacara. Kali ini kita akan membahas tentang ROKOK yang sekarang rokok terus berkembang tapi perlu anda ketahui sekarang di Australia rokok dijual sangat mahal agar para perokok berhenti merokok karna harga yang di jualpun sungguh mahal tapi tetap ada saja yang membelinya dan tidak perduli berapa harganya. Dan sekarang gambar bungkus rokokpun covernya sangat mengerikan dan menjijikan tapi lagi - lagi ada yang mau membelinya. Sekarang anda para perokok harus segera memulai sedikit mengurangi jenis rokok yang kadar nikotinya tinggi ataupun rendah karna nikotin walaupun sedikit ia akan menumpuk di paru - paru anda semuah .


Nikotin adalah salah satu bahan kimia utama yang ada di dalam rokok. Menurut beberapa penelitian kesehatan, nikotin dianggap menimbulkan sensasi kecanduan pada para perokok. Sehingga tidak heran, para perokok sulit melepaskan ketergantungan mereka pada rokok. Itulah sebabnya untuk mengurangi jumlah perokok, diciptakan rokok dengan kadar nikotin yang rendah. Namun nyatanya, hal tersebut sama sekali tidak memberikan pengaruh pada perilaku merokok seseorang. Sebuah penelitian yang dilansir dari dailymail menemukan bahwa tinggi atau rendahnya kadar nikotin dalam rokok tetap saja berbahaya.

"Sedikit atau banyaknya nikotin yang ada di dalam rokok, tetaplah sebuah racun bagi kesehatan manusia. Dan sayangnya, pengurangan zat nikotin di dalam rokok sama sekali tidak bermanfaat untuk menghentikan kecanduan seseorang akan rokok," jelas David Hammond, peneliti dari University of Waterloo, Kanada.


Ada 15 macam zat berbahaya dalam rokok yang bisa anda ketahui yaitu :
  1. ACROLEIN zat berbentuk cair tidak berwarna diperoleh dengan mengambil cairan dari glyceril atau dengan mengeringkannya. Pada dasarnya zat ini mengandung alkohol yang pasti sangat mengganggu kesehatan.
  2. KARBON MONOXIDA gas yang tidak berbau. Zat ini dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat karbon. Jika karbon monoxida ini masuk ke dalam tubuh dan dibawa oleh hemoglobin ke dalam otot-otot tubuh. Satu molekul hemoglobin dapat membawa empat molekul oksigen. Apabila didalam hemoglobin itu terdapat karbon monoxida, berakibat seseorang akan kekurangan oksigen.
  3. NIKOTIN cairan berminyak tidak berwarna. Zat ini bisa menghambat rasa lapar. Jadi menyebabkan seseorang merasa tidak lapar karena mengisap rokok.
  4. AMMONIA gas yang tidak berwarna, terdiri dari nitrogen dan hidrogen. Memiliki bau yang sangat tajam dan merangsang. Zat ini sangat cepat memasuki sel-sel tubuh dan kalau disuntikkan sedikit saja pada aliran darah akan membuat pingsan atau koma.
  5. FORMIC ACID cairan tidak berwarna, tajam baunya, bisa bergerak bebas dan dapat membuat lepuh.
  6. HYDROGEN CYANIDE gas tidak berwarna, tidak berbau dan tidak ada rasa. Zat ini paling ringan dan mudah terbakar. Cyanide mengandung racun berbahaya dan jika dimasukkan langsung ke dalam tubuh akan berakibat kematian.
  7. NITROUS OXIDE gas tidak berwarna dan jika diisap dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan membuat rasa sakit. Zat ini awalnya adalah untuk zat pembius pada saat operasi.
  8. FORMALDEHYDE gas tidak berwarna dan berbau tajam. Gas ini bersifat pengawet dan pembasmi hama.
  9. PHENOL zat ini terdiri dari campuran kristal yang dihasilkan dari distilasi zat-zat organik misalnya kayu dan arang. Phenol bisa terikat didalam protein dan menghalangi kerja enzyme.
  10. ACETOL zat ini adalah hasil dari pemanasan aldehyde dan menguap dengan alkohol.
  11. HYDROGEN SULFIDE gas yang mudah terbakar dan berbau keras. Zat ini menghalangi oxidasi enxym (zat besi berisi pigmen).
  12. PYRIDINE cairan tidak berwarna dan berbau tajam. Zat ini mampu mengubah alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.
  13. METHYL CHLORIDE merupakan campuran zat-zat bervalensa satu atas mana hidrogen dan karbon sebagai unsur utama. Zat ini merupakan compound organis yang sangat beracun dan uapnya bersifat sama dengan pembius.
  14. METHANOL cairan ringan yang mudah menguap dan terbakar. Jika diminum dan diisap dapat berakibat pada kebutaan dan kematian.
  15. TAR cairan kental berwarna coklat tua atau hitam didapatkan dengan cara distilasi kayu dan arang juga dari getah tembakau. Zat inilah yang menyebabkan kanker paru-paru.

Tes Rendah Nikotin?

Tes rokok rendah nikotin dilakukan oleh mesih. Memang tidak ada penipuan pada hasil tesnya, karena yang merokok mesin, sedangkan manusia merokok dengan cara berbeda. Faktanya, entah rokok yang kita hisap bernikotin rendah, medium atau tinggi, jumlah nikotin yang diterima perokok relatif sama.
Berikut ini perbedaan rokok yang dihisap oleh mesin dengan manusia:
  • Produsen rokok membuat rokok dengan lubang sangat kecil pada filternya, selain itu saat mesin menghisap rokok, asapnya akan menipis karena bercampur dengan udara sehingga terbaca kadar tar dan nikotinnya rendah.
  • Bagian sisi rokok sebenarnya memiliki “lubang ventilasi”. Jika dihisap oleh mesin, lubang itu terbuka sehingga tak semua asap terhisap, tetapi saat dihisap manusia, lubang itu tertutup oleh jari atau bibir sehingga tetap banyak asap yang masuk.
  • Manusia tidak menghisap rokok seperti mesin dengan kekuatan hisap konstan. Saat menghisap rokok mild atau rendah tar dan nikotin, perokok akan cenderung menghisap lebih kuat agar mendapat sensasi merokok yang cukup. Sedangkan pada rokok dengan nikotin tinggi perokok akan menghisapnya dengan ringan karena tak kuat merasakan nikotinnya. Yang berbahaya, dengan hisapan kuat, rokok akan terbakar lebih besar dan menyebabkan zat kimia lainnya lebih banyak yang masuk ke tubuh perokok.
  • Produsen rokok juga membungkus tembakau dengan kertas sigaret yang lebih cepat terbakar dibandingkan dengan tembakau. Sehingga mesin penghisap rokok hanya akan menghisap sedikit asap yang membuatnya menghasilkan data kadar nikotin dan tar yang rendah.
Kesimpulannya
Satu-satunya cara terhindar dari bahaya merokok adalah dengan berhenti merokok secara total.
Tidak ada satupun bukti ilmiah yang menunjukkan rokok rendah nikotin mampu mengurangi bahaya merokok ataupun membuat berhenti merokok lebih mudah. Tapi bila anda ingin mencobanya dan merubah pola pikir yang ada di pikiran anda pasti anda akan berhenti merokok . Selamat Mencoba.


Head Office:

HOUSE OF SUCCESS
Jl. Purnawirawan No. 18 Gedong Meneng,Bandar Lampung
Telp. 0721 - 712029 / 0811 727 150 

HOS Dokumenter

Translate

Tayangan

Diberdayakan oleh Blogger.

HOUSE OF SUCCESS

- Privat Master Hipnotis - Pelatihan Profesional Hipnoterapi - Fingerprint Analysis - Penyalur Jasa Layanan Kerja Profesional

Quotes

"...MEMULAI TAK PERLU HEBAT, TAPI UNTUK HEBAT WAJIB BERANI MEMULAI..."

The New News

HADIRI STAND PAMERAN DI "MALL BOEMI KEDATON" BANDAR LAMPUNG Lt.1 (Basement depan Pintu Masuk) dan dapatkan Spesial Promo bersama HOUSE OF SUCCESS setiap hari Pkl. 11.00 s/d 20.00 Wib Sampai akhir tahun 2014.
Jl. Purnawirawan ( Ratu ) No. 18, Gedung Meneng, Bandar Lampung, Indonesia. Telp. ( 0721 ) 712029 atau Invite pin bb kami 7E64EBF .

Popular Posts