Sabtu, 16 Agustus 2014

Hai sahabat HOUSE OF SUCCESS yang baik - baik yang kece - kece terutama para istri yang baru menjadi ibu ( Moderen Mom ) nah kali ini kita akan membahas tentang repotnya ibu rumah tangga dan berkarir apalagi dizaman modern seperti ini. Terkadang kita suka binggung ingin memelih menjadi ibu rumah tangga yang baik untuk anak dan suaminya atau menjadi wanita karir yang tidak menjadi ibu yang baik untuk anak maupun suami ??

Repotnya ibu rumah tangga dan berkarir harus cermat memilih karir dan prioritas di depan anak dan istri.
Semua orang ingin hidup yang bahagia,bahagia bersama anak - anaknya dan selalu mempunyai waktu untuk keluarganya atau Familly Time dan mampu menjalankan tugas dan kewajiban sebagai mana mestinya menjadi istri dan ibu yang baik.Tetapi bila ibu - ibu dirumah lebih memilih menjadi wanita karir dari pada ibu rumah tangga banyak rugi karna tidak dekat dengan anak - anaknya karna biasanya wanita karir akan menitipkan anaknya kepada baby sister dan halhasil anaknya lebih nyaman dengan baby sister dibandingkan ibunya sendiri yang melahirkanya. Walaupun tidak hanya ada dampak negativ tapi juga ada dampak positv. 
Dan ini beberapa dampak positv dan negativ memilih menjadi wanita karir .

A. Dampak Positif 

1. Terhadap Kondisi Ekonomi Keluarga  

Dalam kehidupan manusia kebutuhan ekonomi merupakan kebutuhan primer yang dapat menunjang kebutuhan yang lainnya. Karna kesejahteraan manusia dapat tercipta manakala kehidupannya ditunjang oleh perekonomian yang baik pula. Dengan berkarir, seorang wanita tentu saja mendapatkan imbalan yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk menambah dan mencukupi kebutuhan sehari-hari.

2. Sebagai Pengisi Waktu

Pada zaman sekarang ini hampir semua peralatan rumah tangga memakai teknologi yang mutakhir, khususnya di kota-kota besar seperti di ibu kota jakarta. Sehingga tugas wanita dalam rumah tangga menjadi lebih mudah dan ringan. Belum lagi mereka yang menggunakan jasa pramuwisma (pembantu rumah tangga), tentu saja tugas mereka di rumah akan menjadi sangat berkurang. Hal ini bisa menyebabkan wanita memiliki waktu luang yang sangat banyak dan seringkali membosankan. Maka untuk mengisi kekosongan tersebut diupayakanlah suatu kegiatan yang dapat dijadikan sebagai alat untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri mereka.

3. Peningkatan Sumber Daya Manusia

Kemajuan teknologi di segala bidang kehidupan menuntut sumber daya manusia yang potensial untuk menjalankan teknologi tersebut. Bukan hanya pria bahka wanitapun dituntut untuk bisa dapat mengimbangi perkembangan teknologi yang makin kian pesat. Jenjang pendidikan yang tiada batas bagi wanita telah menjadikan mereka sebagai sumber daya potensial yang diharapkan dapat mampu berpartisipasi dan berperan aktif dalam pembangunan, serta dapat berguna bagi masyarakat, agama, nusa dan bangsanya. 

B. Dampak Negativ

1. Dampak Terhadap Anak

Seorang wanita karir biasanya pulang ke rumah dalam keadaan lelah setelah seharian bekerja di luar rumah, hal ini secara psikologis akan berpengaruh terhadap tingkat kesabaran yang dimilikinya, baik dalam menghadapi pekerjaan rumah tangga sehari-hari, maupun dalam menghadapi anak-anaknya. Jika hal itu terjadi maka sang Ibu akan mudah marah dan berkurang rasa pedulinya terhadap anak. Hal lain lagi yang lebih berbahaya adalah terjerumusnya anak-anak kepada hal yang negatif, seperti tindak kriminal yang dilakukan sebagai akibat dari kurangnya kasih sayang yang diberikan orangtua, khususnya Ibu terhadap anak-anaknya.

2. Terhadap Suami

Di kalangan para suami wanita karir, tidaklah mustahil menjadi suatu kebanggaan bila mereka memiliki istri yang pandai, aktif, kreatif, dan maju serta dibutuhkan masyarakat. Namun dilain sisi mereka mempunyai problem yang rumit dengan istrinya. Mereka juga akan merasa tersaingi dan tidak terpenuhi hak-haknya sebagai suami. Sebagai contoh, apabila suatu saat seorang suami memiliki masalah di kantor, tentunya ia mengharapkan seseorang yang dapat berbagi masalah dengannya atau setidaknya ia berharap istrinya akan menyambutnya dengan wajah berseri sehingga berkuranglah beban yang ada. Hal ini tak akan terwujud apabila sang istri pun mengalami hal yang sama. Jangankan untuk mengatasi masalah suaminya, sedangkan masalahnya sendiripun belum tentu dapat diselesaikannya. Apabila seorang istri tenggelam dalam karirnya, pulang sangat letih, sementara suaminya di kantor tengah menghadapi masalah dan ingin menemukan istri di dalam rumah dalam keadaan segar dan memancarkan senyuman kemesraan, tetapi yang ia dapatkan hanyalah istri yang cemberut karena kelelahan. Ini akan menjadi masalah yang runyam dalam keluarga.
Kebanyakan suami yang istrinya berkarir merasa sedih dan sakit hati apabila istrinya yang berkarir tidak ada di tengah-tengah keluarganya pada saat keluarganya membutuhkan kehadiran mereka. Juga ada keresahan pada diri suami, khususnya pasangan-pasangan usia muda karena mereka selalu menunda kehamilan dan menolak untuk memiliki anak dengan alasan takut mengganggu karir yang tengah dirintis olehnya.

3. Terhadap Rumah Tangga

Kemungkinan negatif lainnya yang perlu mendapat perhatian dari wanita karir yaitu rumah tangga. Kegagalan rumah tangga seringkali dikaitkan dengan kelalaian seorang istri dalam rumah tangga. Hal ini bisa terjadi apabila istri tidak memiliki keterampilan dalam mengurus rumah tangga, atau juga terlalu sibuk dalam berkarir, sehingga segala urusan rumah tangga terbengkalai. Untuk mencapai keberhasilan karirnya, seringkali wanita menomorduakan tugas sebagai ibu dan istri. Dengan demikian pertengkaran bahkan perpecahan dalam rumah tangga tidak bisa dihindarkan lagi.

Di masa lampau, wanita masih sangat terikat dengan nilai-nilai tradisional yang mengakar di tengah-tengah masyarakat. Sehingga jika ada wanita yang berkarir untuk mengembangkan keahliannya di luar rumah, maka mereka dianggap telah melanggar tradisi sehingga mereka dikucilkan dari pergaulan masyarakat dan lingkungannya. Dengan demikian mereka kurang mendapat kesempatan untuk mengembangkan diri di tengah-tengah masyarakat.

Jadi dengan perkembangan zaman, kaum wanita dewasa ini khususnya mereka yang tinggal di kota-kota besar cenderung untuk berperan ganda bahkan ada yang multi fungsional karena mereka telah mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengembangkan diri sehingga jabatan dan pekerjaan penting di dalam masyarakat tidak lagi dimonopoli oleh kaum laki-laki. Nah sekarang keputusan anda ada di tanggan kalian sendiri ingin menjadi ibu rumah tangga yang baik atau menjadi wanita karir ataupun menjadi wanita yang bisa berperan ganda untuk anak,suami dan pekerjaan mereka sendiri namun harus dipikirkan bagaimana resiko yang akan terjadi di masa yang akan datang dengan anak - anak mereka dan suami mereka agar pernikahan tersebut bisa langgeng sampai mereka tua nanti dan mendapatkan keterunan - keterunan yang baik pula.

Head Office HOUSE OF SUCCESS :
Jl. Purnawirawan (Ratu) No.18 Gedung Meneng, Bandar Lampung.
Telp. 0721 712029 / 0811 727 150
 


Jumat, 15 Agustus 2014

Selamat pagi sahabat HOS setanah air Indonesia, bagaimana pagi sahabat sekalian? Sebentar lagi kita akan menyambut hari kemerdekaan negara Indonesia tercinta kita yang ke 69 tahun. Apa bendera mereh putih sudah dikibarkan di depan rumah anda?? Kelau belum, ayo segera dipasang agar kita bisa menghargai jasa-jasa para pahlawan kita terdahulu..

Nah, sebelumnya kita flashback dulu ke sejarah Hari Kemerdekaan Indonesia  Dan jatuhnya bom atom di dua kota yaitu kota Hirosyima dan Nagasaki, membuat Jepang shock. Akhirnya pada tanggal 15 Agustus 1945, pemerintah Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Mendengar berita kekalahan Jepang, para pemuda melihat adanya momentum yang tepat untuk segera memproklamirkan kemerdekaan. Sejarah Makna Hari Kemerdekaan Indonesia ini harus menjadi pelajaran berharga bagi kita generasi para penerus.
Namun, harapan para pemuda tidak semulus yang dibayangkan.Golongan tua justru melihat pada saat itu kekuatan Jepang masih terlalu kuat. Akhirnya, timbullah peristiwa penculikan Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok. Setelah didesak, akhirnya semua sepakat pada tanggal 17 Agustus 1945 kemerdekaan RI diproklamasikan.

Dan hari esok pasti Semua lapisan masyarakat indonesia akan merayakan hari kemenangan indonesia dengan lomba - lomba yang menyenangkan dan unik - unik yaa tak terkecuali anggota legislatif ikut memaknai hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini. Adalah Anggota DPR-RI dari Fraksi Demokrat, Achsanul Qosasih mengatakan kemerdekaan sebenarnya adalah mekanisme untuk mengangkat martabat bangsa.

"Peringatan kemerdekaan ini berulang setiap tahun. 69 tahun kita bebas dari penjajah luar, saat ini kita justru menghadapi penjajahan dari dalam, tanpa disadari kita cenderung saling jajah," kata Achsanul kata Achsanul Qosasih, perjuangan Bung Karno dan Bung Hatta untuk memerdekaan Indonesia dari penjajahan negara luar menimbulkan semangat kebangsaan pada waktu itu.Mulai dari perjuangan rakyat Jawa Timur melawan agresi militer Belanda dan Inggris melalui komando Bung Tomo, hingga perjuangan di daerah lainnya yang harus mengorbankan jiwa dan raga demi bumi pertiwi. Achsanul pun menilai hal itu lebih kepada keinginan rakyat Indonesia yang tak ingin dijajah dan ditindas oleh negara luar.

Dan Achsanul Qosasih mempunyai kata yang pas untuk indonesia yaitu 'Merdeka' atau 'Mati' menjadi tanda bahwa semangat kebangsaan saat itu tumbuh subur sehingga rasa nasionalis rakyat Indonesia benar-benar terjaga. Sayang, seiring waktu berganti aura atau semangat perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekan nusantara di zaman penjajahan mulai luntur seiring datangnya zaman globalisasi dan gaya hidup modern yang tidak mencerminkan anak bangsa Indoneisa yang dikenal Santun dan tau Tatakrama "Peringatan Kemerdekaan ini seolah hanya menjadi ritual tahunan. Bahkan banyak rumah dan kantor tanpa bendera merah putih," ujar pria yang juga menjabat sebagai Manajer Persepam Madura United ini.

Lantas bagaimana kita para pemuda Indonesia memaknai kemerdekaan bangsa ini, dimana setiap individu lebih mementingkan dirinya sendiri dan menjadi sampah indonesia. Padahal, sistem gotong-royong yang dibangun oleh para leluhur bertujuan untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan seperti yang dilakukan para pahlawan negeri ini. Semoga para pejuang indonesia yang lahir di zaman moderen seperti ini bisa membangun indonesia lebih maju lagi dan memberantas korupsi - korupsi yang merajalela di Indonesia.

"Kita bukan lagi pahlawan perang, namun kita tetap harus menjadi pahlawan sesuai peran yang kita miliki"

Head Office HOUSE OF SUCCESS :
Jl. Purnawirawan (Ratu) No.18 Gedung Meneng, Bandar Lampung.
Telp. 0721 712029 / 0811 727 150
 

Dalam kehidupan keluarga, cinta adalah pelumas perselisihan, semen yang mengikat jadi satu, dan musik yang membawa keharmonisan..

 

( House Of Success )

 

 


Selamat sore sahabat HOS yang keren - keren dan yang baik - baik . Nah bagi sahabat HOS yang sudah memiliki suami atau istri sekarang kita akan membahas tentang KEHARMONISAN ANTARA SUAMI ISTRI.

Siapapun yang telah mengikatkan dirinya dalam pernikahan tentunya menginginkan sebuah rumah tangga yang harmonis. Maka hal yang harus dipikirkan pertama kali adalah bagaimana cara melakukan harmonisasi hubungan suami istri karna menjaga hubungan suami istri tidaklah semudah membalikan telapak tangan tetapi harus membutuhkan usaha dan pengorbanan.

Berikut ini adalah tips agar bisa mewujudkan keharmonisan dalam keluarga ( Suami dan Istri )

1. Adanya saling pengertian.
Diantara suami-istri hendaknya saling memahami dan mengerti tentang keadaan masing-masing, baik secara fisik maupun secara mental. Perlu diketahui bahwa suami-istri sebagai manusia, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Maisng-masing sebelumnya tidak saling mengenal, bertemu setelah sama-sama dewasa. Perlu diketahui pula bahwa keduanya sebagai manusia, tidak saja berbeda jenis tetapi masing-masing juga memiliki perbedaan sifat, sikap, tingkah laku dan mungkin perbedaan pandangan.

2. Saling melakukan Penyesuaian Diri
Penyesuaian diri dalam keluarga berarti setiap anggota keluarga berusaha untuk dapat saling mengisi kekurangan yang ada pada diri masing-masing serta mau menerima dan mengakui kelebihan yang ada pada orang lain dalam lingkungan keluarga. Kemampuan penyesuaian diri oleh masing-masing anggota keluarga mempunyai dampak yang positif, baik bagi pembinaan keluarga maupun masyarakat dan bangsa.

3. Memupuk Rasa Cinta.
Setiap pasangan suami istri menginginkan hidup bahagia. Kebahagiaan hidup adalah bersifat relative sesuai dengan cita rasa dan keperluannya. Namun begitu setiap orang berpendapat sama bahwa kebahagiaan adalah segala sesuatu yang dapat mendatangkan ketentraman, keamanan dan kedamaian serta segala sesuatu yang bersifat pemenuhan keperluanmental spiritual manusia. Untuk dapat mencapai kebahagiaan keluarga, hendaknya antara suami istri senantiasa berupaya memupuk rasa cinta dengan rasa saling menyayangi, kasih-mengasihi, hormat-menghormati serta saling harga menghargai dan penuh keterbukaan.

4. Suka Memaafkan.
Diantara suami-istri harus ada sikap kesediaan untuk saling memaafkan atas kesalahan masing-masing. Hal ini penting karena tidak jarang soal yang kecil dan sepele dapat menjadi sebab terganggunya hubungan suami-istri yang tidak jarang menjurus kepada perselisihan yang berkepanjangan.

5. Lakukan kembali masa 'pacaran' Anda dulu
Kehidupan pernikahan tentu akan berubah dengan kehidupan ketika masih pacaran, apalagi kalau sudah punya anak. Perhatian yang sebelumnya hanya tercurah untuk pasangan, kini seperti harus dibagi-bagi dengan anak. Namun itu bukan alasan lalu kisah romantisme dan lika-liku saat pacaran tidak bisa diulang lagi. Lakukanlah sekali-kali kegiatan ketika pacaran yaitu seperti 'mengapel' pacar setiap malam minggu dengan nonton film di bioskop, makan malam berdua saja atau sesuatu lainnya yang hanya Anda berdua bisa lakukan

6. Berbagi makna hidup
Pernikahan bukan hanya masalah hubungan fisik atau seksualitas semata,namun seharusnya menjadi pintu masuk untuk mencapai tujuan di masa depan, mungkin harapan di 10 atau 20 tahun mendatang.
Mulailah saling berbagi harapan, filosofi dan tujuan hidup untuk saling memperkaya pengalaman satu sama lain.


Rumah tangga ideal adalah idaman setiap manusia. Dalam  mewujudkan rumah tangga yang ideal harus dimulai dari  bagaimana kita membina keharmonisan dalam keluarga tersebut. Untuk menciptakan keharmonisan tersebut dimulai sejak proses pembentukan keluarga itu sendiri yakni sejak pemilihan pasangan hidup. Dalam memilih pasangan hidup salah satu yang harus diperhatikan adalah karakter. Karena karakter menentukan bagaimana seseorang memperlakukan pasangannya dan suatu hari nanti memperlihatkannya kepada anak-anaknya. 

Terimakasih telah membaca situs HOUSE OF SUCCESS semoga ilmu ini bermanfaat yaaa :)

Head Office HOUSE OF SUCCESS :
Jl. Purnawirawan (Ratu) No.18 Gedung Meneng, Bandar Lampung.
Telp. 0721 712029 / 0811 727 150
 


1. Berupaya saling mengenal dan memahami
Perbedaan lingkungan dan kondisi tempat suami atau istri tumbuh sangat berpengaruh dalam pembentukan ragam selera, perilaku, dan sikap yang berlainan pada setiap pihak dari yang lain. Hal itu merupakan kewajiban setiap pasutri untuk memahami keadaan ini dan berusaha mengetahui serta mengenal pihak lain yang menjadi pasangan hidupnya. Mereka juga harus mengetahui semua hal yang berkaitan dengan situasi kehidupan yang mempengaruhi, sehingga dapat maju ke depan dan mewujudkan keharmonisan.
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/artikel/2010/07/10/7969/10-tips-keharmonisan-pasangan-suami-istri/;#sthash.AdxYksLn.dpuf
SIAPA PUN yang telah mengikatkan diri dalam tali pernikahan tentunya menginginkan atmosfer rumah tangga yang harmonis. Maka yang harus dipikirkan pertama kali adalah bagaimana melakukan harmonisasi hubungan suami-istri. Menjaga keharmonisan pasangan suami-istri (pasutri) tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi membutuhkan usaha dan pengorbanan.
Berikut ini adalah sepuluh tips mewujudkan keharmonisan pasutri, sebagaimana ditulis Wafaa‘ Muhammad, dalam kitabnya Kaifa Tushbihina Zaujah Rumansiyyah:
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/artikel/2010/07/10/7969/10-tips-keharmonisan-pasangan-suami-istri/;#sthash.AdxYksLn.dpuf
SIAPA PUN yang telah mengikatkan diri dalam tali pernikahan tentunya menginginkan atmosfer rumah tangga yang harmonis. Maka yang harus dipikirkan pertama kali adalah bagaimana melakukan harmonisasi hubungan suami-istri. Menjaga keharmonisan pasangan suami-istri (pasutri) tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi membutuhkan usaha dan pengorbanan.
Berikut ini adalah sepuluh tips mewujudkan keharmonisan pasutri, sebagaimana ditulis Wafaa‘ Muhammad, dalam kitabnya Kaifa Tushbihina Zaujah Rumansiyyah:
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/artikel/2010/07/10/7969/10-tips-keharmonisan-pasangan-suami-istri/;#sthash.AdxYksLn.dpuf
SIAPA PUN yang telah mengikatkan diri dalam tali pernikahan tentunya menginginkan atmosfer rumah tangga yang harmonis. Maka yang harus dipikirkan pertama kali adalah bagaimana melakukan harmonisasi hubungan suami-istri. Menjaga keharmonisan pasangan suami-istri (pasutri) tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi membutuhkan usaha dan pengorbanan.
Berikut ini adalah sepuluh tips mewujudkan keharmonisan pasutri, sebagaimana ditulis Wafaa‘ Muhammad, dalam kitabnya Kaifa Tushbihina Zaujah Rumansiyyah:
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/artikel/2010/07/10/7969/10-tips-keharmonisan-pasangan-suami-istri/;#sthash.AdxYksLn.dpuf
87.919 views

10 Tips Keharmonisan Pasangan Suami-Istri

SIAPA PUN yang telah mengikatkan diri dalam tali pernikahan tentunya menginginkan atmosfer rumah tangga yang harmonis. Maka yang harus dipikirkan pertama kali adalah bagaimana melakukan harmonisasi hubungan suami-istri. Menjaga keharmonisan pasangan suami-istri (pasutri) tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi membutuhkan usaha dan pengorbanan.
Berikut ini adalah sepuluh tips mewujudkan keharmonisan pasutri, sebagaimana ditulis Wafaa‘ Muhammad, dalam kitabnya Kaifa Tushbihina Zaujah Rumansiyyah:
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/artikel/2010/07/10/7969/10-tips-keharmonisan-pasangan-suami-istri/;#sthash.AdxYksLn.dpuf
87.919 views

10 Tips Keharmonisan Pasangan Suami-Istri

SIAPA PUN yang telah mengikatkan diri dalam tali pernikahan tentunya menginginkan atmosfer rumah tangga yang harmonis. Maka yang harus dipikirkan pertama kali adalah bagaimana melakukan harmonisasi hubungan suami-istri. Menjaga keharmonisan pasangan suami-istri (pasutri) tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi membutuhkan usaha dan pengorbanan.
Berikut ini adalah sepuluh tips mewujudkan keharmonisan pasutri, sebagaimana ditulis Wafaa‘ Muhammad, dalam kitabnya Kaifa Tushbihina Zaujah Rumansiyyah:
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/artikel/2010/07/10/7969/10-tips-keharmonisan-pasangan-suami-istri/;#sthash.AdxYksLn.dpuf
SIAPA PUN yang telah mengikatkan diri dalam tali pernikahan tentunya menginginkan atmosfer rumah tangga yang harmonis. Maka yang harus dipikirkan pertama kali adalah bagaimana melakukan harmonisasi hubungan suami-istri. Menjaga keharmonisan pasangan suami-istri (pasutri) tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi membutuhkan usaha dan pengorbanan.
Berikut ini adalah sepuluh tips mewujudkan keharmonisan pasutri, sebagaimana ditulis Wafaa‘ Muhammad, dalam kitabnya Kaifa Tushbihina Zaujah Rumansiyyah:
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/artikel/2010/07/10/7969/10-tips-keharmonisan-pasangan-suami-istri/;#sthash.AdxYksLn.dpuf
SIAPA PUN yang telah mengikatkan diri dalam tali pernikahan tentunya menginginkan atmosfer rumah tangga yang harmonis. Maka yang harus dipikirkan pertama kali adalah bagaimana melakukan harmonisasi hubungan suami-istri. Menjaga keharmonisan pasangan suami-istri (pasutri) tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi membutuhkan usaha dan pengorbanan.
Berikut ini adalah sepuluh tips mewujudkan keharmonisan pasutri, sebagaimana ditulis Wafaa‘ Muhammad, dalam kitabnya Kaifa Tushbihina Zaujah Rumansiyyah:
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/artikel/2010/07/10/7969/10-tips-keharmonisan-pasangan-suami-istri/;#sthash.AdxYksLn.dpuf

HOS Dokumenter

Translate

Tayangan

Diberdayakan oleh Blogger.

HOUSE OF SUCCESS

- Privat Master Hipnotis - Pelatihan Profesional Hipnoterapi - Fingerprint Analysis - Penyalur Jasa Layanan Kerja Profesional

Quotes

"...MEMULAI TAK PERLU HEBAT, TAPI UNTUK HEBAT WAJIB BERANI MEMULAI..."

The New News

HADIRI STAND PAMERAN DI "MALL BOEMI KEDATON" BANDAR LAMPUNG Lt.1 (Basement depan Pintu Masuk) dan dapatkan Spesial Promo bersama HOUSE OF SUCCESS setiap hari Pkl. 11.00 s/d 20.00 Wib Sampai akhir tahun 2014.
Jl. Purnawirawan ( Ratu ) No. 18, Gedung Meneng, Bandar Lampung, Indonesia. Telp. ( 0721 ) 712029 atau Invite pin bb kami 7E64EBF .

Popular Posts